Mahasiswa Lintas Pulau Ikuti Program WM di Surabaya
Jawa Pos. 25 Agustus 2023. Hal. 15
SURABAYA – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus bergulir. Salah satunya, program Wirausaha Merdeka (WM) yang diampu kampus-kampus di Indonesia. Mahasiswa asal universitas luar Surabaya bisa menjalani program WM selama satu semester.
“Tahun ini kami menerima 550 mahasiswa dari 29 perguruan tinggi lain,” ucap Koordinator Kurikulum School of Entrepreneurship and Humanities Universitas Ciputra Christina kemarin (24/8). Mereka berasal dari perguruan tinggi di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIJ, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Ada juga yang berasal dari Bali, Sumatera Utara, NTB, Kalimantan Barat, serta Sulawesi Selatan.
Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun lalu, yaitu 610 mahasiswa dari total 60 perguruan tinggi. Hal itu terjadi karena ada pembatasan dari Kemendikbudristek. “Sebenarnya hanya 400 mahasiswa yang bisa ditampung per universitas. Namun, kami mengajukan penambahan jumlah dan diterima,” sambungnya.
Perempuan berkacamata tersebut menjelaskan bahwa pendidikan bakal berjalan selama satu semester dengan pola pembelajaran secara daring dan luring. “Kami mulai satu bulan lebih awal dari program perkuliahan reguler di UC sendiri,” ucapnya. Tujuannya, membantu mahasiswa dari berbagai daerah tersebut bisa memulai program dengan nyaman di kampus.
Christina menjelaskan program tersebut juga melibatkan pendampingan dosen dari kampus asal. “Dibagi dalam beberapa kelompok. Jadi, pemantauan dilakukan dengan intensif,” tuturnya. Dia berharap pendidikan selama satu semester tersebut bisa mendorong usahapeserta WM berkelanjutan hingga lulus sarjana.
Dia menyebut kelompok mahasiswa tahun lalu lebih banyak menghasilkan makanan dan minuman. “Total untuk program WM 2022 di UC, ada 233 bisnis yang lahir,” tuturnya. (dya/c7/may)

