Mahasiswa UC Eksplorasi Ampas Kopi Jadi Karya Lukis
21 Maret 2025
Peserta Berlatih Komposisi Gelap Terang dan Gradasi
SURABAYA – Memiliki nilai ekonomis bukan satu-satunya tujuan dalam pengolahan barang bekas. Benda-benda tidak terpakai juga dapat dikreasikan untuk memiliki nilai estetika seni. BEM Universitas Ciputra (UC) menerapkan filosofi tersebut dengan memanfaatkan ampas kopi. Gagasan tersebut diwujudkan dalam acara bertajuk Coffee Painting Workshop.
Acara itu berlangsung di Gedung UC Corepreneur pada Januari (±3) pekan lalu. Acara bertema Crafted with Love itu menghadirkan Christian Ticualo sebagai instruktur. Christian memiliki latar belakang sebagai dosen arsitektur UC dan pelaku seni lukis. Ia menjabarkan potensi ampas kopi untuk diolah kembali menjadi sesuatu yang bernilai artistik.
“Bayangkan orang yang terbiasa melihat ampas kopi sebagai limbah, sekarang menyadari bahwa bahan ini bisa dimanfaatkan sebagai karya seni yang menarik,” tutur Christian.
Ide mengolah ampas kopi itu mendapat sambutan antusias. Total peserta yang mengikuti workshop tersebut mencapai 32 orang, baik dari kalangan umum maupun mahasiswa UC. Para peserta mengikuti pelatihan melukis dengan dipandu langsung oleh Christian. Salah satunya saat Christian mendemonstrasikan cara menggambar burung hantu.
Peserta menggambar di media kertas watercolor menggunakan kuas. Bahan yang digunakan adalah ampas kopi yang dicampur sedikit air. Hasilnya, karya tersebut mengaplikasikan teknik seni yang unik. Peserta dapat mengasah kemampuannya berkreasi dengan menerapkan teknik monokrom.
“Warna cokelat yang dihasilkan dari kopi menjadi media latihan komposisi gelap-terang dan gradasi dalam melukis,” ungkap Christian.(bad/kku)

