Sumber : https://rri.co.id/surabaya/iptek/1640294/mahasiswa-uc-ubah-limbah-menjadi-produk-interior-inovatif

Mahasiswa UC Ubah Limbah Menjadi Produk Interior Inovatif

10 Juli 2025

KBRN. Surabaya: Di tengah kekhawatiran terhadap limbah industri, mahasiswa Interior Architecture UC, Adinda Nurfadillah, hadir dengan solusi kreatif. Ia menciptakan kursi living room dari limbah lantai dek polimer merek Duma sebagai tugas akhirnya.

Karya Adinda tidak hanya estetik dan fungsional, tapi juga bernilai ekonomi dan berkelanjutan tinggi. Hal ini membuat karyanya menarik perhatian industri desain dan lingkungan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa Indonesia menghasilkan lebih dari 67 juta ton limbah setiap tahunnya. Limbah non-organik industri, termasuk sisa lantai dek polimer, masih jarang dimanfaatkan secara kreatif.

Adinda pun tergerak menjadikan limbah lantai dek yang terbuang sebagai bahan utama karya furniturnya. Setelah eksplorasi material dan uji kekuatan, ia merancang kursi bergaya “Jengki” yang kokoh dan artistik.

Dengan pendekatan ergonomis dan estetika kontemporer, Adinda menyusun ulang limbah menjadi desain fungsional. Ia memanfaatkan potongan limbah tak lolos sortir sebagai elemen pola simetris dalam desain kursinya.

Karyanya menyelesaikan tantangan desain sekaligus merespons persoalan lingkungan melalui pemanfaatan limbah padat industri. Inovasi ini menunjukkan bahwa desain bisa menjadi bagian dari solusi lingkungan berberkelanjutan.

Sementara itu, Dosen pembimbingnya, Dr. Tri Noviyanto P. Utomo memberikan apresiasi terhadap karya Adinda. “Karya ini mendukung SDGs poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab,” ujar Tri Noviyanto, Kamis (10/7/2025). “Saya berharap kolaborasi ini membuka jalan bagi produksi massal dan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan.”