Sumber : https://beritajatim.com/mahasiswa-vcd-universitas-ciputra-jadi-difabel-saat-ramadan-ternyata-ini-tujuannya

Mahasiswa VCD Universitas Ciputra Jadi Difabel Saat Ramadan, Ternyata Ini Tujuannya

4 Maret 2026

Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra (UC) menggelar simulasi menjadi penyandang disabilitas di lingkungan kampus, Rabu (4/3/2026). Aksi ini merupakan bagian riset berbasis empati pada mata kuliah Future Design.

Selama 90 menit, mahasiswa menggunakan penutup mata, alat bantu dengar, hingga kursi roda. Mereka mencoba merasakan langsung hambatan fisik saat beraktivitas. Langkah ini bertujuan mengumpulkan data autentik untuk desain masa depan.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam kerangka kolaborasi riset bersama Xi’an Jiaotong Liverpool University. Pengalaman langsung ini diharapkan mampu mengubah cara pandang mahasiswa terhadap urgensi desain inklusif bagi masyarakat luas.

Ketua Prodi VCD UC, Christian Anggrianto, menyatakan bahwa empati adalah fondasi utama pemikiran masa depan. Menurutnya, solusi desain harus beranjak dari pemahaman mendalam terhadap pengalaman manusia di berbagai kondisi.

“Dengan merasakan langsung keterbatasan fisik, mahasiswa memperoleh insight autentik untuk merancang desain yang inklusif dan berdampak,” ujar Christian.

Dari simulasi tersebut, mahasiswa mengidentifikasi berbagai hambatan navigasi ruang dan akses informasi. Hasil observasi ini akan dikembangkan menjadi rekomendasi sistem komunikasi visual yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Pembelajaran eksperiential ini memanfaatkan refleksi Ramadan untuk memperkuat sensitivitas sosial. VCD UC berupaya mencetak desainer yang tidak hanya mengutamakan estetika, namun juga memiliki tanggung jawab terhadap isu kesetaraan akses.

“Kami berharap melalui pendekatan ini, VCD UC mampu mencetak desainer masa depan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan tanggung jawab terhadap isu inklusivitas,” tandasnya. [ipl/kun]