
Selain gaya arsitektur dan kemegahan gedung Handels Vereeniging Amsterdam (HVA) atau sekarang yang digunakan jadi kantor PTPN XI, adalah adanya ruang bawah tanah.
Rahmat sudrajat
Wartawan Radar Surabaya
Ruangan itu menjadi bagian yang tak terlewatkan dana mat penting. Pasalnya ruangan tersebut mempunyai sejarah pada zaman masa penjajahan, dari zaman Belanda sampai Jepang.
Menurut pemerhati sejarah Chrisyandi, ruang bawah tanah tersebut digunakan untuk menyimpan barang penting atau arsip pada zaman colonial. “ruang bawah tanah tersebut tidak menghubungkan mana-mana, hanya sekitar gedung saja,” terangnya kepada Radar Surabaya.
Namun arsip-arsip yang berada diruang bawah tanah sudah berpindah tempat dilantai atas. “sekitar dua tahun lalu ruang bawah tanah masih berisi arsip, atau berfungsi sebagai gudang arsip. Kini arsip tersebut dipindah diruang atas,” ungkapnya.
Sedangkan pada zaman Jepang, ruang bawah tanah tersebut berubah fungsi sebagai tempat untuk neyimpan senjata. “dulunya tempat untuk naruh arsip penting, namun pada masa penjajahan Jepang tempat tersebut digunakan untuk penyimpanan senjata dan amunisi,” jelas laki-laki yang anggota Surabaya Heritage Society tersebut.
Ruang rahasia: dibagian bawah bangunan gedung PTPN XI terdapat ruang bawah tanah yang dahulunya digunakan untuk menyimpan arsip dan senjata.
Karena perebutan senjata Jepang di Surabaya merupakan langkah perjuangan seluruh elemen masyarakat, yang terdiri Barisan Keamanan Rakyat (BKR), Polisi Republik Indonesia (PRI). Lascar-laskar rakyat dan seluruh rakyat Surabaya, sehingga rakyat Surabaya memilih melucuti senjata Jepang. Jumlahnya sangat banyak yang tersebar dibeberapa gudang senjata dan markas Jepang di Surabaya, termasuk diruang bawah tanah HVA tersebut. “Jepang sebagai tentara yang memiliki militer yang hebat namun senjatanya bisa direbut oleh rakyat Surabaya kala itu, sehingga senjata diruangan bawah tanah tersebut sudah tidak ada lagi,” jelasnya.
Senjata-senjata tersebut digunakan untuk mempersenjatai militer Indonesia di Surabaya. Berbagai macam senjata, yakni senapan arisaka, karaben, pistol, granat, pelor, tank, dan lainnya. Ruang bawah tanah berada disisi kanan geudng PTPN XI. Haus menuruni anak tangga dari luar gedung. Pintunya cukup tebal, didalamnya terdapat ruangan dengan luas sekitar 20 x 15 meter.
Sumber: Radar Surabaya. 3 Mei 2019.
