Menelusuri Jalan Krembangan Makam (2). Masuk Kawasan Distrik Eropa
Radar Surabaya. 12 Januari 2024
MOH. MAHRUS
Lokasi Jalan Krembangan Makam dahulu masuk kawasan distrik warga Eropa (Belanda) di Surabaya.
Kawasan ini dulu menjadi lokasi makam Belanda pertama di Surabaya. Pegiat Sejarah Surabaya Nanang Purwono mengatakan, kawasan Krembangan dahulu merupakan kawasan tempat tinggal orang Eropa. Kawasan Krembangan masuk kota yang dilindungi tembok kota.
“Lokasi makam itu dulu persis di luar tembok kota sisi barat. Memang jejaknya sudah tidak ada, hanya Jalan Krembangan Makam,” ucapnya kepada Radar Surabaya.
Kawasan tersebut, lanjut Nanang, juga masuk kawasan permukiman orang Eropa di Surabaya. Dimana tempat tinggal dan tempat aktivitas ekonomi.
Sementara Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika menambahkan, setelah makam Belanda dipindah ke Peneleh kawasan bekas makam sempat dibiarkan lama kosong. “Dibiarkan lahan kosong,” sebutnya.
Ia melanjutkan, untuk kawasan Krembangan memang merupakan distrik warga Eropa di Surabaya. Pemerhati sejarah Surabaya ini menambahkan, untuk keberadaan menara air diduga ada di era orde baru.
Sementara salah satu warga Jalan Krembangan Makam Junilis Irianingsih menerangkan, memang kawasan Jalan Krembangan Makam dulu berdasarkan cerita sesepuh adalah lokasi makam Belanda. (bersambung/nur)

