Menelusuri Jalan Krembangan Makam (7). Terdapat Beberapa Rumah Mantan Tentara KNIL

Radar Surabaya 19 Januari 2024. Hal.6

Moh. Mahrus

Sebagai bagian eks kompleks kawasan militer era Belanda, di sekitar Jalan Krembangan Makam memiliki keunikan sendiri. Selain dihuni orang Surabaya, di kawasan ini ada beberapa rumah ditinggali warga Ambon.

Pegiat Sejarah Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, rumah lama era kolonial di sekitar Jalan Krembangan Makam dahulu dipakai hunian orang Belanda. Apalagi dekat dengan kompleks militer.

“Dulunya (penghuni rumah) banyak yang bertugas sebagai KNIL (Koninklijk Nenderlands Indische Leger) atau tentara Hindia-Belanda,” ujarnya kepada Radar Surabaya.

Pria yang hobi blusukan Kota Lama ini menambahkan, sebagian rumah di kawasan Jalan Krembangan Makam dulu dihuni warga bukan Belanda.”Tidak jauh dari sana (Jalan Krembangan Makam) ada beberapa rumah dihuni warga Ambon. Ternyata dulu eyang engkongnya atau kakeknya pernah bertugas sebagai KNIL,” bebernya.

Sementara itu, salah satu warga setempat Junilis Irianingsih menyebutkan, kawasan jalan Krembangan Makam dihuni berbagai macam etnis. Ada orang Jawa, Tionghoa, Ambon dan Madura. “Iya ada beberapa penghuni rumah orang Ambon di sekitar pasar Krembangan Makam,” ucapnya.

Dia menuturkan, kawasan Krembangan Makam memang juga masih ada beberapa rumah yang dihuni anak atau keluarga dari anggota TNI era dahulu atau yang bertugas pasca kemerdekaan. (bersambung/nur)