Banyaknya informasi dan data-data yang tersebar di Internet mungkin akan membuat kebanyakan dari kita akan merasa kebingungan untuk menentukan mana informasi yang benar dan mana yang salah atau tidak valid. Hal ini tentu pernah menjadi masalah dari semua orang, khususnya para pelajar yang masih sangat asing dengan penelusuran data di internet. Kelas Literasi Informasi yang diadakan oleh UC Library pada bulan ini masih membahas mengenai pembelajaran tutorial akses koleksi online dan pelatihan reference manager Mendeley.

Mengapa sih kira-kira hal ini sangat penting untuk dipelajari? Menulis dan mencari informasi tentu akan selalu bermanfaat baik sekarang atau nanti, dan tentu saja kita semua tidak mau ketinggalan informasi yang sangat penting inikan? Terutama untuk para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir dan mulai bingung karena harus revisi skripsi melulu, nah ini mungkin bisa membantu kalian loh! Kelas Literasi Informasi ini diadakan pada tanggal 24 Februari 2021 dan kali ini, pesertanya berhasil menembus 101 orang lebih loh! Wah, senang deh rasanya melihat antusias para pelajar yang masih semangat belajar di masa pandemi ini! Kelas yang diadakan secara online dan dimulai Pkl. 14.00 WIB ini dibawakan oleh Bapak Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S dan juga Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.t., CSCA. sebagai pembicaranya.

Seminar ini dimulai dengan penjelasan singkat dari Pak Panji mengenai cara yang benar untuk mengecek kredibilitas sumber informasi online. Terdapat 4 cara yang disampaikan, yang pertama yaitu dengan mengecek domain URLnya terlebih dahulu. URL yang harus dihindari antara lain seperti blog, wordpress, tumblr, journal, blogspot, weebly, penzu, dan juga Wikipedia. Nah kenapa sih kok tidak boleh? URL yang telah disebutkan biasanya akan dilarang untuk dipergunakkan di essay formal seperti skripsi karena validitas dan akurasinya masih dipertanyakan dan merupakan sumber informasi terbuka yang bisa diedit kapanpun oleh siapapun. Setelah itu, bisa melihat dari tujuan dari sumber informasi dengan mengecek “about us” untuk mengetahui statement, visi dan misi, serta tujuan dari pembuat informasi. Ketiga, kita harus mengetahui sumber informasi online yang valid dan akurat, salah satunya dengan tidak menggunakan sumber informasi yang terbuka dan bisa diedit kapanpun. Terakhir, kita juga bisa mengecek tanggal dari kabar informasi tersebut, inilah sebabnya terkadang akan ada tugas yang mewajibkan menggunakan informasi online yang umurnya tidak lebih dari 5/10 tahun. Pak Panji juga menjelaskan mengenai beberapa sumber primer yang bisa digunakan sebagai pendukung seperti garuda.ristekbrin.go.id, eric.ed.gov, scholar.google.com, Zotero, Mendeley, predatoryjournals.com, dan Turnitin.com. Selain memberi dan menjelaskan sedikit mengenai kegunaannya, Pak Panji juga menjelaskan mengenai operator Boolean, Google syntax, dan e-journal yang dilanggan oleh UC. Selanjutnya, dilanjutkan dengan penjelasan cara untuk mengakses emerald. Emerald ini sendiri merupakan situs yang kerap kali disarankan untuk dipakai para mahasiswa ketika hendak mengakses journal atau buku. Namun disini seringkali terdapat banyak mahasiswa yang masih nampak kebingungan ketika hendak menggunakannya. Pihak UC Library telah membimbing setiap individunya dan membuka sesi pertanyaan secara terbuka agar para peserta bisa langsung mengakses journal Emerald saat itu juga.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Bapak Febry dengan membahas mengenai pelatihan referensi manager Mendeley. Ada 2 tahap sebelum melakukan discovery data, yang pertama yaitu cara mencari bahan referensi, dan penggunaan add citation dan bibliografi secara otomatis. Jika diperhatikan, ketika kita hendak mencari data di Google Scholar, aka nada fitur “Cite” yang telah disediakan untuk mencari literatur yang dibutuhkan. Nah kita bisa mengeklik “Cite” pada salah satu tema artikel yang kita mau, lalu meng-copy pada file yang ada. Setelah itu, kita bisa memanfaatkan Mendeley dan membuat folder lalu mem-paste pada page yang ada di Mendeley. Dengan cara simpel itu, referensi kita sudah masuk kedalam database loh! Disini Bapak Timotius juga menjelaskan cara-cara lain untuk membangun database dari Look up DOI dan juga menginputnya secara manual. Sesi ini dilanjutkan dengan penjelasan mengenai penggunaan add citation dan bibliografi yang dilakukan secara otomatis dan discovery data dari Mendeley itu sendiri!

Seminar ini sungguh informatif dan tentunya berguna loh! Jangan lupa ya untuk ikut Information Literacy Class yang dilakukan oleh UC Library setiap bulannya! Mereka juga menyediakan banyak event lainnya loh! Seperti layanan sirkulasi online, kelas literasi informasi, akses online tugas akhir, mini museum yang bisa kamu temukan di library lounge, video youtube Kupas Tuntas Soal Buku, dan banyak lainnya!