Menggairahkan Industri Animasi di Malang.Kompas. 12 Februari 2016.Hal.16

Dunia animasi di Tanah Air semakin bergairah. Gairah serupa mulai tumbuh di kawasan Malang Raya, Jawa Timur. Tidak sedikit karya animasi anak-anak muda dari daerah ini yang turut meraimakan industry kreatif di luar negeri.

OLEH DAHLIA IRAWATI

Tekad menggairahkan dunia animasi itulah yang ingin diwujudkan Aditya Yustanto (25), animator yang mendirikan Mocca Animation Studio di Malang. Ia ingin mengembangkan animasi sebagai industry kreatif yang maju di Malang.

Adit-begitu dia disapa-mendirikan Mocca Animation Studio tahun n2013 bersama dua temannya, yaitu Eko Purnomo (25) dan Muhammad Zainuri (25). Perusahaan didirikan setelah Adit lulus kuliah di Game Animasi Universitas Negeri Malang tahun 2012 dan bekerja di sebuah perusahaan animasi.

Ini bukan usaha pertamanya. Saat masih kuliah, dia sempat membuka café dengan menampung modal dengan teman-temannya. Sayangnya, usaha tersebut bangkrut dan Adit menanggung hutang. Untuk membayar utang itu, dia bekerja pada perusahaan animasi lain hingga lunas.

Pengalaman bangkruttidak membuat Adit kapok membuka usaha. Ia dan dua temannya mendirikan Mocca Animation Studio tahun 2013 dengan modal hasil menggadaikan sepeda motornya. Uang tersebut ia gunakan untuk membeli satu komputer.

Dengan sebuah computer sederhana, mereka membuat animasi “Jamu Rowo”. Karya ini mengisahkan Cak Rowi, pedagang di kelurahan Samaan Kota Malang, yang bertarung dengan Iron Man gara-gara ditagih utang. Cak Rowi akhirnya menang seusai minum jamu

Karya sederhana itu mengntar mereka memenangi Anifst 2013 dan mendapat hadiah 21 juta. Uang itu mereka belikan  3 komputer, meja, dan peralatan kerja. Merekapun mulai berani menerima order animais dari sejumlah pihak, termasuk Malaysia.

Adit dan kawan-kawan kemudian membuat animasi Joni Boni Puff yang mengangkat cerita soal kucing. Karya itu diikutkan lomba dan akhirnya menang. Mereka maenyabet hadiah 5.000 dollar AS serta mendapat kesempatan magang 2 minggu di Walt Disney singapura.Sejak saat itu,karya Mocca mulai di kenal banyak oleh perusahaan animasi mancanegara.

Mocca Animation Studio sudah memiliki kontrak dengan perusahaan luar negeri dan beromzet lumayan. Untuk perusahaan di luar negeri, Mocca biasanya kebagian pekerjaan menggerakkan karakter yang sudah dibuat oleh klien.

Untuk perusahaan dalam negeri, biasanya mereka meminta karya utuh. Umumnya, karya berbentuk animasi untuk iklan.

Mocca setidaknya sudah mengerjakan delapan film animasi, yaitu  Alien CG, Cak Rowi, Fabel Animalia, Bunda, Ini Budi, Icha and Friend, Doodle, dan Jamu Jowo. Sebagian karya Mocca telah ditayangkan dalam bentuk film pendek di Monsta Channel (Malaysia) dan CG Bross Channel (Amerika Serikat).

“Jumlah animator asal Malang cukup banyak. Karyanya juga bagus. Sayangnya, memang belum banyak yang muncul dengan namanya sendiri. Saya ingin dunia animasi Malang berkembang dan menjadi industry kreatif yang menghidupi banyak orang,” kata Adit.

Magang

        Tidak ingin sukses sendiri, Mocca memberi kesempatan siswa dan animator muda untuk magang di perusahaannya. Saat ini Mocca memperkerjakan 5 inti dan 50 pegawai magang. Pegawai magang tersebut terdiri dari siswa dan mahasiswa yang bergerak di bidang animasi. Siswa didikan Mocca ada juga yang sudah berhasil mendirikan studio animasi sendiri. Peserta magang dengan kualitas bagus akan diajak untuk menggarap proyek animasi bersama Mocca.

“Saya senang  kalau ada siswa yang dulu belajar di sini lalu keluar dan mendirikan perusahaan animasi sendiri. Artinya, ilmu yang didapat di sini bermanfaat. Semakin banyak perusahaan animasi di Malang, industry animasi Malang akan semakin berkembang,” kata pria kelahiran 16 September 1990 itu.

Adit pun dengan gembira membagi bagikan ilmu nya saat diundang ke berbagai acara. Tujuannya satu, yaitu menghidupkan dunia animasi di Malang. Dengan bekal pengalaman mengetahui dunia animasi Walt Disney di Singapura, Adit menularkan ilmu dan jurus menembus ilmu perfilman animasi luar negeri pada siapa saja yang berminat.

“Animator Malang rajin dan karyanya bagus bagus. Jika diberi peluang, karyanya akan meramaikan dunia animasi,” kata Adit.

Adit dan tman-temannya saat ini sedang menyiapkan karya serial untuk mengangkat nama Mocca. Mereka juga terus memperkuat ikon Joni Boni Puff, kucing animasi yang menjadi karya mandiri mereka yang cukup di kenal.

“Bekerja sendiri memang tidak mudah, karena kalu kita tidak bekerja, kita tidak akan mendapatkan apa apa. Tapi, dengan banyaknya orang bergantung pada saya saat ini, saya ada kewajiban untuk terus bekerja dan menghasilkan karya-karya terbaik,” kata Adit.

Adit dan teman temannya terus bergerak dan berkarya untuk menghidupkan dunia animasi Malang. Bukan hanya sukses sendiri, tetapi mereka bertekad mengajak animator lain di Malang guna turut merasakan kesuksesan bersama-sama.

ADITHYA YUSTANTO

  • Lahir :Malang, 16 September 1990
  • Alamat Kantor : Jalan Waring Vll no 7,Malang
  • E-mail : projection@gmail.com
  • Pendidikan : Game Animasi Universitas Negeri Malang (lulus tahun 2012)
  • Pengalaman :
  • Animator 3D di Tugramedia Studio Malang (2011)
  • Animator 3D di Invinite Studio Batam (2013)
  • Mendirikan Mocca Animation Studio (2013)
  • Magang di Walt Disney Singapura (2015)
  • Penghargaan :
  • Juara Anifest 2013
  • Juara Ultigraph
  • Juara ITB Aprentice Walt Disney
  • Juara Anifest 2014
  • “Runner up” FFAI
  • Finalis FFI

UC LIB-COLLECT

KOMPAS.16 FEBRUARI 2016.HAL.16