Radar Surabaya.20 Agustus 2013.Hal.8

SURABAYA – Gaya hidup masyarakat diperkoataanyang sering kali tak sehat, dampaknya menjadi perhatian banyak pihak. Hal itu pulah yang mendorong dua mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Isa ikhawani dan Richard Chandradinata membuat makanan sehat nabati, namun tetap mengandung protein yang tinggi. Lewat produknya yaitu Boekan, mereka mengembangkan berbagai menu sehat dengan bahan nabati, namun tetap kaya gizi. Seperti Boekan Ikan Plum Sauce, Buyam (Boekan Ayam), Buger (Boekan Burger), Boekan sapi Vietnam dan Boekan Bakso.

“Untuk yang Boekan Bakso ini, menjadi salah satu ikon yang ada di Hotel Bekizaar” kata Richard saat ditemui di Hotel Bekizaar, Senin (19/8).

Mahasiswa semester lima Fakultas Ekonomi Jurusan Internasional Business Management UC ini menjelaskan, pada produk yang dibuatnya tersebut, bahannya menggunakan bahan nabati. Seperti jamur, rumput laut, dan lain-lain. Namun setelah diolah bahan-bahan tersebut, cita rasanaya tak kalah dengan daging, ikan atau pun ayam yang biasanya kita konsumsi.

“Jadi ini sebenarnya produk Vegetarian, sehingga tetap sehat. Hanya saj diolah dengan cara yang berbeda,” terangnya.

Isa menambakan, produk buatannya ini sudah dilaunching sejak Februari 2012 yang lalu. mereka sengaja mengenalkan menu makanan sehat, untuk mengajak masyarkaat hiduo sehat. Hanya saja memang terkauit harga, agak sedikit mahal. Tetapi untuk cita rsa tak kalah dengan bahan Hewani.

“Kami juga tidak menggunakan penyedap rasa. Dan ini sudah mengantongi sertifikat halal juga,” terang Isa.

General manager Hotel Bekizaar Masduki mengungkapkan, bahwa pihaknya ingin mengajak warga Surabaya dan tamu dari luar kota untuk mengonsumsi makanan sehat. Nah, karena itu pihaknya bekerja sama dengan pihak UC  yang memiliki bahan dsa yang dibutuhkannya.

“Dengan menjadikan bakso bukan daging, sebagai ikon hotel kami, saya yakin akan menambah pilihan makanan sehat di Surabaya,” tuturnya.

Disisi lain, Direktur Panca Wira Jatim Arif Afandi menyatakan, pihaknya ingin agar BUMD terus melakukan inovasi. Taka hanya professional dalam layanan saja, namun juga harus berinovasi memberikan sajian kepada konsumen.

“ Seperti misalnya di hotel bekizaar ini. Ada ikon bakso boekan daging,” tukasnya.

UC LIBRARY

SUMBER: RADAR SURABAYA SELASA 20 AGUSTUS 2013