Izza mazidah
Ce strory menawarkan kemitraan usaha. Fokus membidik anak-anak, usaha es serut ini menawarkan kemitraan senilai Rp 8 juta dan Rp 15 juta. dengan omzet Rp 12 juta perbulan, mitra bisa balik modal dalam dua bulan.
Es serut adalah salah satu sajiam kuliner es yang popular di lidah orang Indonesia. Terbuat dari serutan es balok dan sirup aneka rasa, es serut digemari semua kalangan. Salah satu pemainnya adalah Quinala yang mengusung brand ice story di serpong, Tangerang. Untuk mengembangkan usahanya, usaha yang berdiri sejak tahun 2010 ini resmi menawarkan kemitraan awal tahun ini. Wanita yang akrab disapa nala ini mengaku, sudah memilili tiga gerai milik pribadi dan 10 milik mitra. “Tapi mitra saya sekarang baru terbatas kerabat dekat,”katanya kepada KONTAN.
Nah, untuk mengembangkan usahanya, kini ia resmi menawarkan kemitraan ke masyarakat luas. Ice story fokus membidik konsumen anak-anak, sehingga penyajiannya dibuat menarik, seperti berbentuk spidol dan lain-lain. Konsumen juga bebas memilih sesuai selera. “Total ada Sembilan rasa pilihan,”ujarnya. Ia mengklaim, produknya sangat aman dikonsumsi anak-anak karena memakai gula asli dan pewarna makanan yang aman.
Kemitraan ini menawarkan dua paket investasi. Yakni paket mini senilai Rp 8 juta dan paket besar Rp 15 juta. Fasilitas yang didapat satu unit booth, mesin ice crusher galon untuk flavor sweet, cetakan es, speaker, stick es, flavor aneka rasa buah dan susu berbentuk seperti spidol besar. “Bedanya untuk paket. Rp 15 juta mesin es yang ada rodanya, sehingga mudah berpindah tempat,”katanya. Kerjasama ini tidak memungut royalty fee. Namun franchise fee pertahunnya dikenakan Rp 500.000. Franchise fee ini untuk memperpanjang masa kerjasama. “Jadi kontrak kerjasamanya hanya satu tahun dan harus diperjang,”jelasnya.
Nala membanderol harga es serut mulai Rp 1.500 hingga Rp 2.500. Mitra ditargetkan bisa menjual minimal 190 porsi dengan target omzet sebesar Rp 12,3 juta perbulan. Adapun laba bersih yang didapat mitra mencapai Rp 8.2 juta perbulan. “Jadi mitra diperkirakan bisa balik modal dalam dua bulan,”katanya. Target itu bisa tercapai selama lokasi berjualan strategis. Nala menyarankam mitra memilih tempat yang lokasinya ramai anak, seperti sekolah atau wahana kolam renang.
Sumber: Kontan 6 April 2015 Halaman 19

