Menyusuri Lorong Batu di Petra

6 Oktober 2024. Hal.16

Kaki menapaki tanah merah muda-kekuningan berdebu dan diterpa embusan angin Jordania. Berkali-kali kami dan wisatawan lain berhenti untuk mengagumi bebatuan dalam berbagai bentuk dan pemandangan di sekitarnya.

Sesekali wisatawan dari sejumlah negara bertukar sapa di destinasi wisata yang berjarak sekitar 225 kilometer di sisi selatan Amman, ibu kota Jordania itu. Suasana riang. Kegembiraan merayapi hati banyak orang seiring matahari yang naik perlahan.

Perjalanan sejauh 3 km dari gerbang kawasan wisata Petra ke The Treasury atau Al Khazna yang mestinya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar satu jam terpaksa molor. Alasannya, tak lain karena menikmati keindahan alam, tentu sambil berfoto.

Petra yang juga menjadi lokasi film Indiana Jones and the Last Crusade ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan  Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 1985.

Laman Visit Petra dan Jordan Tourism Board menyebutkan, Petra, ibu kota Nabataean, adalah peninggalan bersejarah paling bernilai dan menarik turis dari berbagai belahan dunia. Kapan tepatnya pembangunan konsstruksi Petra dimulai, tidak diketahui. Akan tetapi, kota kuno itu pernah dilanda gempa bumi dan perubahan rute perdagangan sehingga terabaikan. Pada pertengahan abad ke-7, Petra sepenuhnya tertimbun pasir.

Petra baru ditemukan kembali dan tersingkap pada 1812. Keindahannya yang memukau lantas mengundang kedatangan pengunjung dan turis hingga kini. Pada 2023, Jordania didatango 6,354 juta turis yang membelanjakan 5,253 miliar dinar Jordania.

Daya tarik Petra membuat kawasan sekitarnya hidup. Suasana daerah wisata sudah terasa di Wadi Musa, sekitar 1,4 km menjelang gerbang kawasan wisata Petra. Hotel, restorant, dan penginapan ada di Wadi Musa dengan harga yang umunya lebih murah dibandingkan dengan fasilitas serupa di Petra. Biasanya turis juga mampir di Wadi Musa untuk mengunjungi sumber air alami yang dikaitkan dengan sejarah Nabi Musa.

Adapun di Petra tersedia juga hotel dengan berbagai kategori bintang, restoran, minimarket, dan toko cendera mata. Pilihan ada pada wisatawan akan bermalam di Wadi Musa, di Petra, atau di wilayah sekitarnya. Namun, pastikan bermalam di penginapan atau hotel yang tidak terlalu jauh agar bisa menikmati suasana pagi di Petra. Sebab, di siang hari, sinar matahari akan terasa menyengat saat kita berjalan kaki.

Wisatawan sebaiknya mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki, topi, serta kacamata hitam. Bawa juga air putih untuk mengobati haus dan terhindar dari dehidrasi. Meski berjalan kaki di kawasan wisata Petra sangat menyenangkan, jangan memaksakan diri. Pengelola kawasan wisata menyewakan mobil golf untuk mengangkut rombongan turis atau menyewakan kuda untuk ditunggangi turis.

Setiap turis mesti membayar tiket masuk. Mengutip laman Visit Petra, setiap pengunjung mesti membeli tiket seharga 50 dinar Jordania untuk satu hari kunjungan, 55 dinar Jordania untuk tiga hari kunjungan. Dengan nilai tukar sekitar Rp 20.000 per 1 dinar Jordania, tiket masuk satu hari kunjungan setara Rp 1 juta.