Oleh : Zaziri
Banyak faktor yang membuat franchisee happy ketika membeli waralaba . Apakah profit saja sudah cukup membuat mereka happy ?
Sebagaimana bisnis lazimmnya , tidak semua franchisee bisa sukses menekuni bisnis waralaba . Banyak sudah cerita kegagalan para pembeli waralaba. Ada yang sudah kandas di tahun pertama , ada juga yang menemui kegagalan ketika di tahun ketiga . Dan tidak sedikit franchisee yang memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerjasama franchisenya dengan franchisor selepas tahun kelima .
Banyak cerita tentang kegagalan mereka . Ada yang gagal karena faktor salah memilih lokasi , ada juga yang gagal karena produknya yang tidak sesuai dengan market di daerahnya , ada pula franchisee yang gagal karena tidak mendapat dukungan dari franchisor. Beberapa franchisee bercerita kegagalannya karena tidak mampu mengelola SMD . Sementara beberapa franchisor menceritakan kegagalan beberapa franchiseenya karena tidak menjalankan SOP dengan baik .
Namun demikian , tidak sedikit juga cerita tentang para franchisee yang sukses menekuni usaha waralabanya . Selain jeli memilih brand franchise yang sudah memiliki reputasi baik , kebanyakan mereka yang sukses adalah para franchisee yang bukan typical franchisee pasiv , melainkan pekerja keras dan kreatif . Walhasil , setimpal dengan jerih payahnya . Para franchisee ini begitu happy menikmati bisnis waralabanya .
Sebut saja Sugiharta Gunawan . Pria yang juga seorang lawyer ini mengaku happy menjadi franchisee dari waralaba barbershop Kaizen . Bagaimana tidak , dari satu buah gerai dirinya berhasil mengembangkan bisnis waralaba Kaizen hingga 7 gerai yang tersebar di berbagai mall ternama . Ia pun kini sangat happy karena omzet bisnisnya mencapai ratusan juta rupiah per bulannya .
Sugiharta tidak lantas berdiam diri menunggu pelanggannya datang begitu membeli waralaba Kaizen . Ia membentuk sebuah tim untuk mengelola bisnisnya . Tim tersebut terdiri dikepalai oleh Manager Hairstylish , Manager Finance , dan Manager Operasional . Ia juga membuat training khusus untuk para hairsylish untuk memuaskan pelanggannya . Selain itu ia membuat kreativitas dengan membuat
Sumber: Franchise. Juni-2017.Hal-85

