Sumber : Michael Eko, Lulusan Universitas Ciputra Surabaya yang Sukses Berkarir di Luar Negeri
Michael Eko, Lulusan Universitas Ciputra Surabaya yang Sukses Berkarir di Luar Negeri
26 Oktober 2024
Surabaya (beritajatim.com) – Michael Eko, lulusan Prodi Informatika Universitas Ciputra (UC) Surabaya ini menjadi salah satu wisudawan yang telah berhasil berkarir di perusahaan luar negeri.
Michael memulai karirnya dengan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi internasional. Satu di antaranya, yakni meraih Juara 1 di Hackathon Internasional di Bali pada September 2023 dan Juara 3 di LAB.LAB.AI.
Kesuksesannya ini pun akhirnya membawanya pada banyak tawaran pekerjaan dari perusahaan internasional, dengan gaji dolar dan opsi kerja remote.
Ditemui usai mengikuti prosesi wisuda, Michael menceritakan awal ia mengikuti kompetisi hackathon tersebut. Saat itu, ia dan timnya menciptakan sebuah aplikasi kecerdasan buatan yang berfungsi sebagai Smart Consultant Assistant untuk kesehatan mental.
“Aplikasi ini dapat digunakan untuk curhat dan dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna,” jelas Michael, ditulis Sabtu (26/10/2024).
Karirnya sendiri dimulai ketika ia menerima tawaran dari NUAH, sebuah organisasi nirlaba, sebagai AI Engineer pada Oktober 2023. Ia kemudian bergabung dengan ScaleAI di Amerika sebagai RLHF Engineer pada Agustus 2024, sambil menyelesaikan studinya di UC.
Michael mengakui bahwa menjalani karir di luar negeri bukan tanpa tantangan. “Kesulitan terletak pada perbedaan waktu yang signifikan antara Indonesia dan Amerika,” katanya.
Namun, ia merasa pengalaman bekerja di perusahaan asing membuka wawasan dan meningkatkan pola pikir kritisnya, serta memperluas jaringan profesional. “Pendidikan di IT UC mempersiapkan saya untuk memanfaatkan AI dalam proses belajar dan mengembangkan AI untuk berbagai keperluan,” ujarnya.
Ia menilai bahwa penggunaan AI yang tepat dapat meningkatkan kecerdasan manusia, tetapi ketergantungan pada AI justru dapat menurunkan kemampuan individu. Oleh karena itu, penting untuk menjadi pengguna AI yang cerdas.
Sementara itu, Rektor UC Ir Yohannes Somawiharja menginginkan mahasiswa dan wisudawan UC yang memiliki pola pikir entrepreneurship dan kemampuan dalam penggunaan teknologi dapat menghasilkan inovasi bisnis yang bermanfaat.
“Saat ini, kita dihadapkan pada ancaman dan kemajuan yang sama-sama signifikan. Menjalankan bisnis bukanlah hal yang mudah karena persaingan yang ketat dan munculnya banyak ide baru yang mendisrupsi,” tuturnya.
Ia menyebut, perkembangan teknologi sangat pesat dan dapat digunakan untuk menemukan solusi atas berbagai masalah. “Pendidikan entrepreneurship di UC membekali mahasiswa dengan mindset, sikap, dan keterampilan teknologi, sehingga mereka tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang,” jelas Yosoma.
Perjalanan karir Michael ini menjadi bukti bahwa keahliannya dalam teknologi membuka banyak peluang untuk berkarir di perusahaan asing, memberi pengalaman berharga, serta membangun jaringan yang luas, sekaligus memulai perjalanan karir suksesnya sebagai mahasiswa.
Sebagai informasi, UC Surabaya menggelar Wisuda ke-XV di Ciputra World Surabaya selama dua hari mulai 25-26 Oktober 2024. Total ada 1.080 wisudawan terdiri dari 972 Program Sarjana dan 108 Program Pasca Sarjana. [ipl/ian]

