“With the world so set on tearing itself apart, it don’t seem like such a bad thing to me to want to put a little bit of it back together.”
Kalimat tersebut terucap dari seorang Desmond T. Doss, seorang tentara medikal Amerika Serikat yang selama Perang Dunia II melayani di Pertempuran Okinawa di mana ia menolak untuk memegang senjata dan membunuh orang dalam peperangan karena keyakinan yang ia anut. Kisah hidupnya tertuang dalam film Hacksaw Ridge, yang ditonton di Movie Time at UC Library pada jumat (3/3) lalu.
Film ini bercerita tentang Desmond T Doss, yang menolak untuk membunuh, tapi ia memilih untuk menyelamatkan orang di medan perang. Keyakinan dan semangat itulah yang membuat Desmond dikucilkan dan dibully rekan-rekan satu kamp-nya. Ia juga dianggap sebagai pembangkang hingga terancam hukuman penjara.
Singkat cerita, setelah melewati perjuangan panjang dan cukup pelik terbebaslah Desmond dari jerat hukum. Ia pun dapat bernapas lega karena pihak militer mengabulkan permintaannya untuk bertugas di divisi paramedis. Bidang ini adalah bidang yang sejak awal diincar Desmond saat pertama kali mendaftar menjadi tentara.
Desmond Doss terus dipandang sebelah mata, apalagi ditambah dengan postur tubuhnya yang kecil dan tak berisi. Banyak orang menilai ia tidak akan banyak berguna di medan perang. Namun siapa sangka, tugas Desmond sebagai tentara paramedis ternyata mengukir sejarah baru dalam perjalanan military di Amerika Serikat. Pria asal Virginia itu menjadi satu-satunya paramedis yang berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi “Medal of Honour” dari pemerintah Amerika Serikat. Desmond dianggap sebagai pahlawan yang telah berjuang menyelamatkan nyawa puluhan tentara yang bertugas di medan perang. Tepatnya Desmond berhasil menyelamatkan sekitar 75 orang sendirian ditengah medan perang tanpa membawa senjata dan membunuh satupun tentara Jepang.
Dari film ini kita bisa belajar bahwa Keyakinan sangatlah penting untuk kita miliki. Seperti kata Desmond, “I don’t know how I’m going to live with myself if I don’t stay true to what I believe.” Dengan keyakinan kita tahu tujuan kita hidup kita dan kita tahu apa yang harus kita perjuangkan dalam kehidupan kita. Lalu bagaimana kita menjalani kehidupan kita? Just Do Our Best! Percaya bahwa kerja keras kita pasti ada hasilnya. Lakukan dengan tekun dan sungguh-sungguh. Desmond menolak memegang senjata dan memang tidak belajar memegang senjata, namun Desmond kuat secara fisik dan gesit, ia berjuang keras untuk itu.
Dan yang terpenting hubungan kita dengan Tuhan menjadi pondasi yang kuat dalam hidup kita, jangan pernah merasa sombong untuk meminta petunjuk dan kekuatan dari-Nya, seperti kata Desmond, “Please Lord, Help me get one more.”

Foto-foto yang lain, klik disini.


