
Bersantai dengan ditemani aroma kopi atau desert yang instagramable tentu menjadi kerinduan bagi sebagian besar orang, khususnya kaum milenial di tengah situasi pandemi saat ini. Keberlangsungan gaya hidup baru dalam masyarakat, yang terwujud dari peran pemerintah untuk memberllakukan kebijakan social distancing, seakan menjadi sebuah penghalang imajiner bagi ppola kehidupan sosial masyarakat dunia saat ini. Interaksi antar anggota masyarakat yang awalnya dilakukan secara bertatap muka di kafe, atau tempat-tempat publik lainnya, kini sudah tidak dapat dilakukan lagi. Namun sejatinya hal ini bukan semata-mata menjadi sebuah fenomena yang akan terus berlangsung sehingga dapat mengancam eskistensi dari usaha para penyedia area komunal tersebut. Berikut ada beberapa tips dan prediksi terkait perkembangan tren perancangan ruang interior dari objek bangunan usaha layanan penyedia area komunal, terkhusus kafe yang dinilai mampu merespon fenomena pandemi saat ini.
Berikan Sistem Penghawaan Maksimal

Menyediakan luas bukaan ruang yang optimal berupa pintu maupun jendela sebagai media ventilator alami di dalam sebuah ruang kafe, serta medukung sistem sirkulasi udara yang baik melalui ketersediaan ventilator buatan seperti air purifier atau automatic aerosol disinfectan menjadi tips yang dapat dilakukan guna mencegah penularan virus di dalam ruang kafe yang cenderung tertutup.
Selain itu pengadaan tipe ruang kafe yang memiliki ketinggian plafon (ceiling) cukup tinggi juga dapat menjadi opsi yang digunakan oleh para pelaku usaha dalam menghadirkan sebuah perancangan area ruang dalam kafe yang optimal merespon sirkulasi penghawaan ruang komunal di era pandemi saat ini.
Vegetasi

Menyediakan elemen hijau berupa tanaman dalam bentuk dekorasi interior sebuah kafe, sekali lagi menjadi tips yang disarankan dalam konsep desain interior area komunal pada saat pandemi. Hal ini disebabkan lantaran pengaplikasian dari elemen hijau dalam sebuah perancangan ruang interior terbukti mampu menyegarkan suasana dalam ruang baik secara visual maupun penghawaan. Sehingga tips yang satu ini dapat sangat fungsional dalam usaha mengahdirkan performa ruang kafe yang menarik sekaligus sehat bagi penggunanya.
Sistem Sensor

Kemajuan teknologi yang begitu pesat, nyatanya menjadi faktor yang esensial dalam mengahdirkan sebuah sistem sensorik dalam kehidupan maysarakat modern saat ini, tak terkecuali dalam konsep perancangan sebuah ruang interior. Penggunaannya pada berbagai elemen pendukung ruang seperti pintu, faucet, ataupun toilet menjadi tips aktual yang dapat diperhatikan dalam merancang sebuah detail ruang interior kafe di era pandemi. Semakin besar usaha dalam meminimalkan kemungkinan pengunjung untuk menyentuh berbagai hal dalam ruang interior kafe, maka semakin besar pula tingkat keamanan yang dapat dicapai melalui konsep perancangan interior yang diaplikasikan.
Material Antimikroba

Selain berbicara mengenai sistem dalma perancangan, pemilihan material antimikroba juga mengambil peranan penting dalam mencegah kemungkinan virus untuk bertahan lebih lama di dalam ruang interior sebuah kafe. Adapun salah satu contoh material interior yang memiliki sifat antimikroba adalah tembaga. Kuningan atau tembaga memiliki karakteristik membunuh mikroba yang menepel di permukaannya, sehingga hal ini dapat menjadi solusi dalam konsep perancangan sebuah ruang interior di era pandemi saat ini.
Menjaga Jarak

Mengatur mobilitas antar individu pengguna ruang dalam kafe juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun konsep perancangan sebuah interior kafe. Adapun inovasi penyusunan komposisi tempat duduk dalam ruang interior kafe yang memanfaatkan orientasi vertikal seperti gambar ilustrasi terlampir, secara inovatif mampu menjawab persoalan terkait pola mobilitas pengunjung agar tidak berpotensi saling menularkan virus antar individu. Hal ini sendiri juga dapat terealisasi melalui pemilihan ruang kafe yang memiliki ketinggian plafon (ceiling) cukup tinggi. Apabila ruang kafe tidak memiliki ketinggian ceiling yang mendukung pengadaan dari solusi peracangan tersebut, maka alternatif untuk menggunakan media pelindung berupa membran atau partisi transaparan dapat menjadi pilihan dalam perancangan sebuah ruang interior kafe.
Menggunakan Warna Cerah

Adapun melalui kepastian dari kondisi ruang yang selalu bersih dan mudah untuk di maintenance, maka keperceyaan konsumen dalam memilih untuk datang berkunjung dan membeli produk di kafe tersebut juga diharapkan dapat meningkat.
Daftar Pustaka
IDN Times. (2020).7 Tips Desain Interior Restoran di Era New Normal. Diakses pada 25 Februari, 2021, dari https://www.idntimes.com/life/diy/anastasia-michella/tips-desain-interior-restoran-di-era-new-normal-c1c2/7
Kompas. (2020). Ternyata Material Tembaga Membunuh Bakteri dan Virus Termasuk Covid-19. Diakses pada 26 Februari, 2021, dari https://www.kompas.tv/article/76239/ternyata-material-tembaga-membunuh-bakteri-dan-virus-termasuk-covid-19?page=2
