Pengapalan tablet di seluruh penjuru dunia pada kuartal keempat 2014 menurun untuk pertama kalinya sejak 2010.Secara keseluruhan pengapalan sabak elektronik(tablet) pada kuartal keempat tahun lalu turun 3,2% menjadi 76,1 juta unit disbanding tahun sebelumnya 78,6 juta unit,menurut data International Data Corporation (IDC).Akan tetapi,sepanjang 2014 masih ada pertumbuhan moderat 4,4%.Padahal,sebelumnya pertumbuhannya mencapai dua digit.
Kecanggiahan serta ukuran layar telepon pintar (smartphone) tidak jauh berbeda dengan tablet,membuat konsumen lebih memilih telepon pintar untuk beraktivitas,baik untuk bekerja,bersosial media,atau bermain game.
Apple: meski mampu mempertahan posisi teratas pangsa pasar,iPad susut menjadi 27,6% karena minimnya inovasi generasi terbaru iPad Air dan iPad mini.
Samsung: penjualannya berhasil mencapai 40 juta unit atau bertambah 1% karena makin diterima pasar dan konsisten mengeluarkan produk untuk kalangan menengah-atas.Produsen elektronik asal Negeri Ginseng ini harus bekerja keras mempertahankan pertumbuhannya.
Lenovo: pabrikan elektronik dari China ini mengalami penurunan sebagai antisipasi pergeseran sistem operasi Windows maupun lebar layar.Namun,teknologi Anypen yang diperkenalkan pada pameran Costumer Electronics Show (CES) di Las Vegas,Amerika,Januari lalu mencuri perhatian public.
Asus: T100 diterima cukup baik di pasar setelah diluncurkan pada musim liburan 2013,tapi persaingan harga dari vendor lain akan menjadi tantangan yang cukup berat.
Amazon: penurunan paling tajam dari kelima vendor besar meskipun telah mengeluarkan produk terbarunya Kindle Fire HDX 8,9-sementara Fire HD 6 inci tidak masuk kategori tablet IDC.Alhasil,penjualannya turun 70% disbanding tahun sebelumnya.
Sumber: Bloomberg-Businessweek.eds-02-08-Mar.2015.pg-4

