Mencicipi seblak pedas ala Seblak Jeletet Murni di Jakarta Utara.
Bandung sudah lama populer sebagai tempat asal jajanan sedap. Salah satunya adalah seblak. Seblak adalah kuliner berbahan dasar kerupuk yang dicapur dengan berbagai macam bahan. Belakangan seblak semakin populer tidak sebatas di kota kembang, tetapi juga menjalar ke kota – kota lain, termasuk Jakarta.
Gerai yang menjual seblak di ibukota pun bermunculan. Salah satunya adalah warung seblak Jeletet Murni. Warung seblak satu ini sedang nge-hits. Kalau tak percaya, ketik saja “Seblak Jeletet Murni” di fitur pencarian social media. Komentar tentang tempat makan ini bakal bermunculan.
Penasaran? Silahkan langsung menyambangi lokasinya di jalann Pademangan IV Gang Nomor 5, Jakarta Utara. Tidak sulit untuk mencapai lokasi kedai. Dari sebrang Mangga Dua Square, masuk ke Jalan Hidup baru. Sekitar 600 meter, belok kiri setelah rel kereta api. Kedai yang menempati ruko ini berada di sebelah kiri jalan.
Kedai ini buka dari pukul 14.30 WIB – 22.00 WIB. Saat KONTAN datang pada pukul 15.00 pekan lalu, pembeli sudah memadati kedai dengan kapasita 60-70 orang pengunjung itu. Antrean pengemudi layanan pesan antar online Go-Food pun membuat kedai tampak semakin rami.
Suprapti Murnisari, pemilik kedai menuturkan, sebelum kedai buka, pengunjung sudah antri. Dulu, bahkan pengunjung rela menunggu hingga 2 jam untuk menikmati semangkuk seblak. Tapi kini, dengan pengaturan order yang lebih baik, jumlah pengantre pun berkurang.
Murni mengaku tak pernah menghitung jumlah pengunjung yang mendatangi warungnya. Yang pasti, di pengunjung hari, ia bisa mengumpulkan 200 sampai 300 bon pesanan.
Di pintu masuk, karyawan kedai siap menerima pesanan Anda. Setelah menyebutkan orderan, jangan lupa untuk menyebutkan nama untuk memudahkan pelayan mengantarkan makanan ke meja. Sambil menunggu pesanan diantarkan, Anda bisa memesan minuman dulu. Es jelly jadi favorit pengunjung kedai. Campuran susu dengan sirup ini rasanya mengimbangi rasa pedas dari kuah seblak yang terkenal pedas.
Murni memberlakukan level pedas dari level 0 sampai level 5. Dia bilang, kebanyakan pengunjung yang pertama kali datang memesan level ke 5 karena penasaran. “Tapi kalau sudah pesan level 5, selanjutnya akan pesan level 0 karena tidak tahan pedasnya,” kata dia.
Untuk tamu yang memesan makanan dengan level 0-2 minimal harus memilih tiga item bahan. Sementara, untuk level 3 ke atas, tamu harus memilih empat tim bahan. Pilihan bahan makanan selain selain kerupuk ialah mi, kwetiau, tulang, kikil, ceker, bakso dan, makaroni. Untuk tambahan isisan, ada telur dan sayap ayam.
Tempat memasak terletak di bagian depan kedai. Dus, pengunjung bisa menyaksikan pelayanan yang menyiapkan orderannya. Kuah seblak diletakkan dalam dua panci besar yang terus dihangatkan di atas kompor dengan api mini.
Tempat memasak terletak di bagian depan kedai. Dus, pengunjungnya bisa menyaksikan pelayanan menyiapkan orderannya. Kuah seblak diletakkan dalam dua panci besar yang terus dihangatkan di atas kompor dengan api mini.
Murni bilang, kuah dalam panci hanya untuk level 0 dan level 2. Kalau pengunjung pesan level lain, pelayan tinggal menambahkan cabai sesuai takaran yang sudah ditentukan. Semakin tinggi level kepedesan yang dipilih, otomatis warna merah dari si kuah seblak semakain menyala.
Keunikan seblak buatan Murni terletak pada kuahnya. Murni tidak segan – segan membanjiri seblak dengan kuah berlimpah. “ini yang membedakan seblak kami dengan merek lain. “ujar ibu dari tiga orang anak ini.
Murni cabai
Jika pesan seblak komplit, pengunjung akan mendapatkan semangkuk besar seblak berkuah dengan delapan bahan dan dua topping. KONTAN mencoba seblak komplit dengan level ½. Tampilannya sangat menggiurkan. Kuah seblak berwarna oranye kemerahan.
Ketika makan selesai dimasak, pelayan akan memanggil nama pengunjung lalu menghantarkannya ke atas meja. Tak usah menunggu lebih lama lagi, langsung saja menyeruput kuah seblaknya. Walaupun level ½, ternyata kuah seblaknya. Walaupun level ½ ternyata kuah seblaknya bikin pengunjung yang makan mengeluarkan air mata. Siapakan tisu untuk mengelap dahi yang berkeringat akibat kepedesan.
Selain pedas yang nylekit, rasa rempah – rempah yang tajam juga nancep di lidah. Kombinasi semua bahan dan topping terasa lezat karena disatukan kuah yang pedas. Untuk menormalkan rasa pedas, selingi dengan menyeruputi es jelly.
Pilihan bahan paling favorit di kedai seblak ini adalah tulang dan ceker. Kelembutan tulang dan ceker sangat pas dinikmati dengan kuah seblak. Bumbu rempahnyua pun menempelsampai ketulangnya, terutama ketika disedot. Memang, Murni tidak sembarangan memilih baha baku seblak olahannya. “Saya pernah mencoba bahan lain, tapi rasanya kurang nyambung jadi saya tidak tambahkan,” ucap dia.
Murni mengklaim rasa pedas dari kuah seblak benar- benar berasal dari cabai. Ia tidak menambahkan merica. Kalaupun ada rasa hangat di mulut dan perut setelah menelan seblak, itu dihasilkan dari perpaduan cabai dan rempah – rempah lain.
Dalam sehari, ia bisa belanja 10 kilogram (kg) sampai 15kg cabai merah. Setelah direbus sekitar 20 menit,cabai lalu digoreng.” Kemudian, cabai dimasukkan dalam kuah seblak.” tuturnya.
Pilihan isian seblak seperti kerupuk, mi, kwetiauw, makaroni dan kikil dibanderol harga Rp 7.000. Sementara, tulang ceker, dan baso bisa dinikmati dengan harga masing – masing Rp 8.000. Topping telur harganya Rp 4.000 dan sayap Rp 6.000. Dus, semangkuk seblak komplit harganya bisa mencapai Rp 69.000.
Tertarik?
Patenkan Merek
Kedai seblak bukanlah bisnis pertama Suprapti Murnisari, pemilik warung Seblak Jeletet Murni. Ia pernah menjual makanan lain, seperti spageti. Tapi tidak ada yang berhasil seperti usaha seblak yang ia rintis sejak tahun 2013 itu.
Kebanyakan pengunjung kedai seblak Murni adalah kalangan anak muda yang tertarik mencoba lantaran melihat akun kedai itu di media sosial Instagram dan Facebook. Iklan di media sosial memang jadi salah satu strategi Murni untuk membesarkan usahanya.
Tahun ini ia memberanikan diri membuak cabang baru di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kata dia, kedai baru dibuka untuk menampung lebih banyak pengunjung. “Saya sebenarnya kasihan pengunjung harus antri, terlalu lama menunggu untuk makan,” tambahnya.
Kapasitas pengunjung di cabang baru , kata Murni, dua kali lipat kedai di Pademangan. Pilihan isisan pun lebih beragam karena ada tambahan otak – otak, fish roll, dumping ayam, dan dumping keju.
Tak cuma merambah ke barat, Suprarpti juga akan memperluas sayap usahanya ke timur, tepatnya kawasan bekasi dalam waktu dekat. Selain itu, ia membuka lapak di bazar atau festival kuliner yang diadakan pusat perbelanjaan.
Ketenaran usaha Murni ternyata membuat banyak pesaing bermunculan. Bukan ganya menu dan resep yang ditiru, tapi juga nama usaha. Makanya, baru-baru ini Murni mematenkan Seblak jeletet Murni utnuk memastikan agar mereknya tak digunakan pihak lain.
Sumber: Kontan, 19-25 Juni 2017 Hal. 40

