Sumber:https://kilasjatim.com/peduli-anak-muda-uc-gelar-mental-health-week-2024/
Peduli Anak Muda, UC Gelar Mental Health Week 2024
11 Oktober 2024
KILASJATIM.COM, SURABAYA – Peduli dengan anak muda, khususnya kesehatan mental, Universitas Ciputra (UC) gelar Mental Health Week 2024, guna meningkatkan self awareness dengan aksi nyata.
Novi Rosita, S.Psi., M.M., Head of Student Affair Universitas Ciputra menjelaskan bahwa Universitas Ciputra menggelar kegiatan bertajuk Mental Health Week (MHW) yang dikemas dalam serangkaian kegiatan seperti seminar, Lomba Poster bertema Mental Health, coping booth dan juga pameran karya seni. Dilaksanakan 7-11 Oktober 2024 berlokasi di Corepreneur Universitas Ciputra Surabaya.
Novi menjelaskan tujuan dari kegiatan ini diantaranya, Meningkatkan Kesadaran: mendidik seluruh civitas tentang pentingnya kesehatan mental. Menyebarkan informasi tentang cara mengenali tanda dan gejala masalah kesehatan mental. Mendorong Kesejahteraan, dengan mendorong aktivitas dan praktik yang meningkatkan kesejahteraan mental, seperti mindfulness, olahraga, ruang koping, dan nutrisi seimbang. Menawarkan lokakarya tentang manajemen stres dan pembangunan ketahanan.
“Mengurangi Stigma, menciptakan ruang yang aman untuk diskusi terbuka tentang kesehatan mental. Membagikan cerita pribadi dan testimoni untuk mendorong keterbukaan masalah kesehatan mental dan mengurangi stigma. Menyediakan Sumber Daya: meningkatkan kesadaran tentang sumber daya dan sistem dukungan kesehatan mental yang tersedia. Memfasilitasi akses ke profesional kesehatan mental untuk konsultasi dan lokakarya. Mendukung Koneksi: membangun rasa komunitas dan kebersamaan melalui aktivitas kelompok dan jaringan dukungan sebaya. Menyelenggarakan acara yang mendorong interaksi sosial dan dukungan di antara para peserta,” terang Novi.
Pameran ini terbuka untuk mahasiswa UC dan masyarakat umum. “Pameran ini bukan pameran biasa, namun semacam terapi untuk membantu para pengunjung meredakan stress atau masalah mental yang mungkin dialami. Kesehatan Mental adalah tanggung jawab kita bersama, kita harus bergandengan tangan untuk menjaganya, khususnya untuk generasi muda kita,” papar Novi.
Lebih lanjut, Novi menyatakan oleh karena itu pihaknya coba membuat sebuah kegiatan yang fun namun bermanfaat untuk membantu mahasiswa dan masyarakat untuk mengenali masalah mental yang dialami dan bagaimana meredakannya.
Rosa Bany Widiaratri, S.Psi. Wellbeing and Counseling Officer dan juga penanggung jawab kegiatan MHW menjelaskan bahwa setiap pengunjung akan secara berurutan masuk dalam booth yang disediakan. Tujuannya supaya secara tepat stress bisa diredakan. “Dalam 1 hari kurang lebih 600an orang berkunjung ke booth pameran. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi mahasiswa dan Masyarakat,” terang Rosa.
Beeberapa booth yang ada dalam pameran ini, adalah: scream for Ice Cream, punching booth, emotion booth untuk mengenali emosi kita, hearing booth (mendengarkan musik sesuai mood), coloring booth, painting booth, leave a message booth (bercakap dengan diri sendiri), serenity breath (relaksasi dan pernafasan),(8) F&B booth (meningkatkan mood dan hormon endorphin), penerbit buku dan masih banyak lagi.
“Sejauh ini pengunjung memberikan reaksi yang sangat positif. Ada yang membagikan kisah mengenai kegiatan organisasi sambil melukis.Ada yang datang menggambar dan merasa senang seperti bagian inner childnya dia merasa senang. Ada yang kerap kali kami dapati mengunjungi Exhibition dari hari pertama hingga hari ini yang merupakan hari ketiga hadir.” kata Fellia Rosari Muliadi, mahasiswa FDB yang merupakan Koordinator PR & Marketing MHW.
“Harapan saya untuk exhibition MHW tahun ini adalah agar setiap pengunjung yang datang dapat merehatkan diri sejenak dari hirup pikuk dunia. Saya harap di tahun depan acara Mental Health Week ini dapat kembali diadakan agar semakin banyak orang yang mengenal dan mengetahui seberapa pentingnya bagi kita untuk menjaga kesehatan mental diri,” tutup Chaterine Carol S., Ketua Pelaksana Mental Health Week 2024.(tok)

