Penyakit Yang Kerap Menyerang Anak.Kompas.24 September 2017.Hal 16 001-page-001

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan beberapa penyakit yang kerap menyerang si kecil. Penyakit ini menyerang jika kekebalan tubuh anak sedang menurun. Oleh sebab itu, orangtua perlu memperhatikan daya tahan tubuh anak agar terhindar dari penyakit tadi. Berikut di antaranya seperti dirangkum dari Nakita.grid.id

 

Flu

Penyakit ini sering juga disebut influenza. Penyebabnya adalah virus. Batuk-pilek, demam/panas tinggi, anak menggigil, sakit tenggorokan, otot pegal-pegal, dan mata terasa panas dan merah menjadi gejalanya. Selama si kecil bisa beristirahatkan dengan cukup, mau mengonsumsi vitamin C, dan minum banyak cairan, penyakit ini akan segera sembuh dengan sendirinya. Jadi, jangan buru-buru memberikan antibiotik. Cukup berikan penurun panas.

 

Radang tenggorokan

                Radang tenggorokan (faringitis) sebenarnya merupakan infeksi. Anak usia batita paling sering terserang infeksi ini. Penyakit ini disebabkan virus dan kuman penularannya melalui butiran halus air liur (droplet) yang mengandung kuman. Gejalanya antara lain sakit tenggorokan, demam, batuk, linu-linu pada otot, sakit kepala, dan keluar air mata, tetapi mata tak berwarna merah. Kejadian radang tenggorokan dianggap wajar adalah 6-7 kali per tahun. Lebih dari itu, orang tua harus waspada. Penyakit ini juga bisa sembuh sendiri jika anak bisa beristirahat dengan cukup dan mau menyantap makanan bergizi. Pemberian antibiotik oleh dokter biasanya dilakukan bila muncul demam mendadak, terjadi pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, atau muncul detritus (nuansa putih di tenggorok).

 

Diare

Anak disebut diare jika buang air besar (BAB) lebih dari 4 kali dalam kurun waktu 24 jam atau 1 kali BAB encer dan menyembur (mencret). Diare adalah gejala adanya gangguan saluran pencernaan. Penyebabnya bisa rotavirus, bakteri, atau bahan yang tidak dibutuhkan tubuh. Selama diare, anak harus mendapat asupan nutrisi dan cairan. Jika masih bayi, ASI harus tetap diberikan. Bantu juga dengan pemberian oralit khusus anak. Bila anak tampak lemas serta BAB selalu cair dan menyembur, segera bawa anak ke rumah sakit.

 

Tifus

Penyebab tifus adalah bakteri Salmonella typhi. Gejala umumnya yakni demam 38-39 derajat celsius, sakit kepala, mual, muntah, nafsu makan menurun, sakit perut, diare, atau justru sembelit selama beberapa hari. Pengobatan sebaiknya dilakukan oleh dokter.

 

Sumber : Kompas. 24 September 2017. Hal 16.