Tidur nyenyak hanya akan kita dapatkan secara alami jika lingkungan kamar tidur terasa nyaman. Denga tidur yang nyenyak, kita pun akan dapat beraktivitas dengan lancar pada pagi harinya. Berikut ini beberapa kiat agar kamar tidur terasa lebih nyaman dan menarik.
Ciptakan kombinasi warna. Bagian dinding yang sering diekspos adalah area di belakang bed head dengan tujuan untuk menghadirkan point of interest. Caranya dengan memoleskan warna yang berbeda atau menyematkan bahan yang berbeda. Nuansa kamar menjadi terasa lebiih menarik.
Penggunaan wallpaper bisa dilakukan di sini. Sebab dengan beragam tema dan corak yang tersedia, kita memiliki banyak pilihan untuk mendapat kombinasi warna yang menawan dan nyaman di mata. Padukan warna maupun corak yang senada agar kita tidak kesulitan untuk mengombinasikan furniturnya.
Jika ingin lebih hemat, kita bisa mengombinasikan wallpaper dengan cat dinding. Untuk memisahkan area cat dengan wallpaper bisa menggunakan pembatas dari kayu atau bahan wallpaper itu sendiri.
Untuk menata kamar baru, kita bisa mencoba mencampur contoh-contoh bahan, mulai dari wallpaper dengan perabot bahhan lantai, hingga langit-langit. Namun, perhatikan juga keselarasan paduannya. Jika bergaya minimalis sesuaikan dengan motif yang tidak ramai. Bila bergaya klasik, pilih motif dengan detail yang rumit. Corak yang ada cukup beragam, mulai dari popart hingga kartun untuk anak-anak.
Setelah itu, beri sentuhan bahan pada lantai. Misalnya, memadukan keramik dengan parket atau keramik dengan permadani. Pilih satu bahan sebagai aksen atau gunakan suatu bahan dengan menunjukkan hirarki yang lebih tinggi sibanding area lainnya. Bahan yang akan menjadi aksen sebaknya hanya muncul pada bagian tertetu dari lantai. Sesuaikan warnanya agar tetap sedap dipandang.
Aksen dapat juga dibuat dengan memadukan warna utama dengan wana lain, baik dalam dimensi yang sama maupun dimensi lebih kecil atau lebih besar. Bahan penutup lantai uang bertekstur dapat memperkuat aksen. Bebatuan yang ukurannya berbeda-beda di atas hamparan pasir dapat menjadi gambaran penguat aksen pada lantai.[*]
Sumber: Kompas 11 Agustus 2017. Hal 34.

