Coronet Peak Skifield, Queenstown New Zealand.
Liburan sekolah tak lama lagi tiba. Begitu juga dengan libur lebaran yang akan datang berbarengan. Dengan demikian, periode libur tengah tahun ini menjadi panjang dan ini yang dinanti-nanti. Beragam agenda liburan mulai disusun, salah satunya merancang perjalanan wisata bersama keluarga.
Agar dana yang dikeluarkan tak membengkak, tentu rencana perjalanan harus dipersiapkan dengan sangat matang. Terlebih lagi jika jumlah anggota keluarga yang akan berwisata lebih dari dua orang. Salah stau caranya dengan menentukan destinasi wisata yang akan dituju. Dengan ini kita dapat lebih fokus dalam menentukan transportasi dan akomodasi.
Cara lainnya, dengan bergabung ke biro perjalanan. Biasanya, menjelang libur sekolah/ lebaran banyak promo paket wisata yang ditawarkan. Dengan demikian,tinggal disesuaikan dengan dana yang selama ini telah dikumpulkan. Berikut ini beberapa destinasi wisata menarik untuk mengisi liburan sekolah/ lebaran tahun ini.
“Midnight sun”
Anda dapat menikmati fenomena alam yang dikenal dengan midnight sun yang terjadi musiman, kala tengah malam langit begitu terang sehingga dapat meilhat matahari dengan mengunjungi North Cape Hall, Norwegia.
Selandia Baru
Bertepatan dengan musim libur sekolah/ lebaran di Indonesia yang biasanya berlangsung pada Juni hingga Juli, di Selandia Baru sedang memasuki musim dingin. Ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin merasakan salju secara lansung. Musim ini dapat dimanfaatkan bagi wisatawan untuk bermain ski di Puncak Coronet.
Tempat itu selalu menjadi favorit wisatawan untuk menikmati pengalaman bermain salju. Ski di tempat ini disajikan dengan berbagai medan yang seru sesuai dengan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. selain itu, terdapat beberapa klub ski dan resor yang tak jauh dari tempat bermain ski.
Hokkaido
Kenapa harus mengunjungi Hokkaido, Jepang, saat Juli? Karena pada bulan ini adalah musim panas dan waktu terbaik untuk melihat lavender. Khususnya di minggu pertama, kedua, dan keempat. Lavender telah ditanam di Hokkaido lebih dari setengah abad yang lalu.
Ketika permintaan atas lavender impor dan murah menurun pada periode 1960-an dan 1970-an, lavender lokal pun mulai beralih fungsi dari produk agrikultur menjadi daya tarik bagi turis. Terdapat beberapa jenis lavender yang dapat dilihat, seperti okamurasaki, hanamoiwa, yotei, dan dark purple.
Wisatawan dapat membeli berbagai produk di toko oleh-oleh yang terdapat di beberapa perkebunan di Hokkaido. Kebanyakan produk yang dijual adalah yang terbuat dari lavender, seperti tanaman pot, lavender kering, sabun, lilin, parfum, teh lavender, minyak lavender, dan kosmetik lavender. Yang tak kalah menarik, wisatawan dapat mencicipi es krim lavender.
“Romantic east coast”
Bagi wisatawan yang menyukai sejarah, sepertinya harus mengunjungi kota Quebecy yang dulunya adalah wilayah Perancis. Jika melewati Quebec dan Montreal, pastikan untuk mampir melihat arsitektur Perancis yang cantic. Meskipun, dibangun pada abad ke-17 dan 18, kota ini masih bisa mempertahankan kecantikannya dan menjadi bagian dari Warisan Dunia UNESCO.
Semua destinasi itu, dapat anda pilih di Dwidayatour. Menjelang libur sekolah/lebaran tahun ini, Dwidayatour mempersembahkan “Parade Tiket Murah” yang akan berlangsung pada 21-23 April 2017 di LG-Terra 1, Central Park Mall, Jakarta.
Dengan berbagau program promo menarik antara lain Grand Prize Gift Card IDR 10 Juta; diskon tur hingga Rp 30 juta; potongan harga hingga Rp 750 ribu dengan tambahan voucher travel Rp 1juta ; free travel visa, attraction, dan merchandise; Buy 1 Get 1 Iventure Card ;diskon menginap di Club Med hingga 10 persen; gratis diskon voucher hotel hingga Rp 150 ribu dan cicilan 0 persen (syarat dan ketentuan berlaku). (*/ACH)
Sumber: Kompas.-20-April-2017.-Hal.25

