SURABAYA – Dunia fashion Surabaya tidak bisa dipandang sebelah mata. Hampir setiap hari ada saja desainer yang mengeluarkan rilisan terbaru dan menghadirkan inovasi-inovasi gaya untuk tempilan memukau. Yang diangkat Janet Rine Teowarang ini mungkin bisa menjadi inspirasi.
Desainer yang juga dosen fashion design and business Universitas Ciputra Surabaya itu menghadirkan rancangan bertema edgy avant-garde. Pola-pola desain miring yang tidak beraturan begitu serasi dipadukan dengan kaun tenun. Pemakaiannya dipastikan dapat dengan mudah menjadi pusat perhatian. Jane juga memberikan sentuhan maskulin.
“Oleh mentor dan beberapa desainer, saya dibilang nyentrik dan nyeleneh,” kata pemilik lini clothing Allegra Jane itu.
Berkiblat pada desainer dunia Vivienne Westwood, kreativitas Jane terpancar dalam tiga outfit. Di antaranya, bolero yang hanya dibekali satu lengan di bagian kanan. Lalu, ada bustier dress press body nan seksi dengan balutan tenun berwarna dark purple yang menghadirkan kesan elegan. Yang membikin tidak biasa adalah corak samar-samar gradasi warna hasil coloring dengan menggunakan taknik celup ikat atau tie dye di atas tenun itu. Baju selutut tersebut tampil begitu menawan.
Masih mempertahankan model asimetris, Jane memadukan inner one shoulder top berwarna krem bermotif batik yang ditutup dengan outer berpotongan serupa. Perempuan kelahiran Jakarta itu menambahkan teknik draping untuk memberi kesan volume di ujung bawah baju. “Supaya enggak lurus saja. Tapi, bisa sedikit ngembang,” terangnya.
Rancangan berikutnya terlahir dengan aura maskulin. Tersaji lembut dalam busana two pieces, atasan berupa halter top berbahan tenun bergaris geometris. Tampilannya tegas, lurus, namun seksi. “Tinggal diberi blazer, busana ini cocok untuk office look,” sambung desainer yang karyanya ditampilkan dalam Indonesia Fashion Week 2014 itu. Tampilan boyish kian terasa dengan paduan cuff pants atau celana dengan lipatan di ujungnya. (bir/c6/ayi)
Sumber : Jawa-Pos.15-November.2014.Hal.29,39

