4. Qihoo Berambisi Menaklukkan Pasar Internet di Luar China. Kontan. 9 Januari 2014.Hal.24

Oleh Dessy Rosalina P, Adhitya Himawan

Kendati belum setenar Alibaba, Tencent atau Baidu, Qihoo 360 Technolody menyimpan hasrat besar untuk menaklukan pasar internasional. Setelah sukses di pasar China, Zhou Hongyi berambisi membawa Qihoo ke panggung internasional. Perusahaan internet ini membidik pasar Brasil, India, Jepang dan Taiwan. Dengan dana segar US$ 900 juta, tahun ini Qihoo getol ekspansi di lini bisnis smartphone, mesin pencari, aplikasi kemanan, dan gim.

Tertimpa berbagai skandal tidak membuat Zhou Hongyi menyerah. Miliarder dengan kekayaan bersih US$ 1,4 miliar ini meyakini, perusahaan miliknya, Qihoo 360 Technology, mampu meraih rapor kinerja lebih kinclong. Zhou berambisi membawa Qihoo 360 ke panggung bisnis internet dunia, menyaingi Baidu dan Alibaba.

Demi meraih popularitas di panggung internasional, Zhou rajin membenamkan investasi ke sederet perusahaan internet di luar China. Zhou menyatakan, pihaknya berencana menaklukan pasar dunia dengan strategi yang sama digunakan di China.

Sebagai CEO Qihoo 360, Zhou bakal menerapkan model bisnis di China di pasar luar negeri. Strategi andalan Qiho adalah menerapkan “freemium” alias aplikasi gratis untuk mengumpulkan basis pengguna. Ratusan juta pengguna produk browser dan antivirus Qihoo inilah yang digunakan untuk mendatangkan iklan.

Tiga pasar internasional yang tengah dijajaki Qihoo adalah Brasil, India, Jepang dan Taiwan. Agar bisa tancap gas pada tahun 2015, Qihoo menerbitkan obligasi senilai US$ 900 juta per Agustus 2014. Dana jumbo itu digunakan Qihoo untuk ekspansi.

Mengutip MarketWatch, Qihoo menggandeng produsen smartphone di China, Coolpad Group Limited untuk mendirikan perusahaan joint venture. Di perusahaan kongsi itu, Qihoo memiliki 45% saham dengan investasi US$ 409,05 juta. “Perusahaan patungan ini fokus menjual smartphone bermerek Dazen,” tulis Qihoo pada 16 Desember 2014.

Coolpad bukanlah pemain baru di pasar ponsel pintar. Di paruh pertama tahun 2014, Coolpad menjual 13% atau tiga juta unit smartphone secara online. Coolpad masuk ke pasar handset merupakan upaya Qihoo mendiversifikasi bisnis.

Sebelumnya, pada tahun 2012, Qihoo 360 memasuki pasar smartphone pertama kali dengan meluncurkan Battleship. Ini adalah ponsel pintar hasil kerja sama antara Qihoo dan Haer. Battleship mendapat sambutan positif. Qihoo menerima lebi dari 220.000 preorder di hari pertama penjualan.

Di lini bisnis browser, Qihoo meluncurkan so.com, mesin pencari ini menantang Baidu sebagai penguasa pasar bisnis search engine. Qihoo mengklaim, pangsa pasar so.com mencapai 10,52% di pasar China. Kendati dituduh menipu data trafik browser, Qihoo tetap ekspansi.

Pada Juli 2013, Qihoo meluncurkan Leidian.com. ini adalah mesih pencari baru buatan Qihoo. Tujuannya, meningkatkan pangsa pasar di segmen smartphone. Pada juli 2013, Qihoo dikabarkan ingin mengakuisisi mesin pencari Sogou.com. Tapi, rencana ini kandas.

September 2013, raksasa teknologi di China, Tencent Holdings, mendepak Qihoo. Tencent sukses membeli 36,5% saham Sogou seharga US$ 448 juta. Mengutip riset CNZZ per Agustus 2013, Baidu menyandang predikat jawara browser dengan menguasai 63% pangsa pasar.

Dominasi Baidu dibuntuti Qihoo dengan pangsa pasar 18% sejak masuk pasar mesin pencari pada tahun 2012. Sementara, Google, Microsoft dan Yahoo, masing-masing hanya kebagian kurang 3% dari total kue bisnis browser di China.

Di lini bisnis aplikasi keamanan, Qihoo meningkatkan kepemilikan saham di Psafe Brasil Tech senilai US$ 25 juta pada Desember 2013. Pertengahan 2014, Qihoo juga membenamkan investasi di Life360. Ini adalah startup yang memiliki teknologi pendeteksi lokasi asal San Francisco.

Qihoo juga memiliki aplikasi gim “Di masa mendatang, peralatan rumah tangga akan berbasis online, karena itu Qihoo terus memperluas produk,” ujar Tiger Shen, Vice President Qihoo, mengutip TechInAsia.

Sumber : Kontan. 9 Januari 2014. Hal 24.