Rapalkan Tujuh Doa_Aduk Salad Sambut Imlek. Jawa Pos.26 Januari 2016.Hal.36

SURABAYA– Ritual yee sang menjadi salah satu pertanda di mulainya perayaan Imlek. Moment mengaduk salad Tiongkok itu masih di pegang teguh beberapa keluarga Tionghoa. Ada yang memilih melakukan di rumah , ada juga yang bertandang ke restaurant atau hotel tertentu.

Salad yang di sajikan dalam banyak rupa warna tersebut memiliki tampilan menggoda. Sekilas tatanannya seperti bibimbap korea. Makanan dari Tionghoa itu mempunyai komposisi jahe, papaya, wijen, timun jepang, jeruk bali, kacang tanah giling, lobak, wortel, bawang merah, dan daun jeruk. Tiap bahannya memilki makna.

Chinese chef Agus Hermanto dari Hotel Pullman Surabaya city centre mengatakan, salad tersebut di sajikan dalam keadaan mentah.” Biar rasanya semakin kriuk,” lanjutnya .

Ada tujuh langkah dan doa yang di panjatkan  bersamaan dengan pengadukan salad. Doa itu di lafalkan orang yang di tuakan. Namun bila di laksanakan di ruang public, beberapa hotel dan restoran menyediakan pembimbing.

Langkah pertama jeruk nipis di peras di atas salmon. Bersamaan dengan itu, diucapkan ta ci ta li yang diikuti sanak keluarga. Maknanya adalah doa semoga sekeluarga diberi kesehatan dan keselamatan. Kedua, salmon ditaruh ke salad yee sang sambil melafalkan nien nien yo yi. Artinya, semoga sekeluarga setiap tahun memiliki tabungan yang berlebih.

Ketiga, lada dan kayu manis bubuk ditaburkan ke salad yang diartikan selamat tahun baru sambil melafalkan gong xi fa cai. Keempat, minyak disiramkan ke salad yang berarti harapan semoga bisnis lancar sukses dan sembari mengatakan wan sen lu yi.

Steep kelima, tetua menyiramkan madu ke salad. Artinya, semoga hubungan sekeluarga tetap harmonis dan selalu lengket. Hal itu bersamaan mengucap tien tien mi mi. Keenam, kerupuk dimasukkan dalam salad bersama dengan pelafalan pien ti wan chi yang berharap semoga tahun ini menjadi tahun keemasan.

Terakhir, mengucapkan lou hai lou tou fwen sen shue ci. Dalam satu sesi itu, seluruh anggota keluarga ikut mengaduk salad. Maknanya, semoga perjalanan bisnis sekeluarga semakin melambung dan jaya. “ ritual memukas ini ditutup dengan adukan yang meninggi. Semakin tinggi, dipercaya doa yang diucapkan semakin mujarap,” ungkap Agus (cik/c7/ayi).

Lib-collect

Sumber: JAWA POS, SELASA 26 JANUARI 2016