Rasa Modern Bahan Lokal. Jawa Pos 23 Januari 2014.Hal.40

SURABAYA – Desainer khusus batik dari Jakarta, yakni Novita Yunu, mencoba membuat karya dari kain Nusantara itu dengan rasa modern. Ditemui kemarin saat pembukaan gerai miliknya di Surabaya, Novi mengungkapkan bahwa semua desainnya berawal dari prinsip think globally, dress locally. Artinya, berpikir global, berpakaian dengan bahan lokal.

Ide membuat item fashion yang stylish dari batik itu muncul ketika Novi jalan-jalan ke luar negeri. Dia muncul batik-batik Indonesia yang digunakan dengan modis. “Nah , kenapa yang didalam negeri sendiri tidak dibikin keren juga? Saya bermain cutting baju dan pemilihan kain,” kata perempuan peraih UNESCO Award of Excellence for Handicrafts 2012 tersebut.

Untuk busana, Novi sering membuat blus yang dikombinasikan dengan bordir atau brokat. Batik yang dipilh kebanyakan punya motif tidak biasa. Misalnya,batik lurik merah putih dari Madura. Bawahannya adalah rok tumpuk dari batik solo. Ada juga batik tuban. “Karena sekarang ada di Suarabaya, saya mengeksplorasi batik-batik di Jawa Timur,” paparnya. Desainnya juga diaplikasikan pada beragam bentuk tas dan sepatu hak tinggi.(ina/c14/ayi)

Sumber: Jawa-Pos-23-Januari-2014.Hal_.40