Klik berita: https://rri.co.id/surabaya/iptek/333916/rektor-uc-43-persen-lulusan-s1-jadi-entrepreneur?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

KBRN, Surabaya : Lulusan di pendidikan perguruan tinggi tidak hanya diharapkan bisa menjadi tenaga kerja, melainkan, juga diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja atau menjadi pengusaha.

Setidaknya 43 persen mahasiswa yang lulus dari pendidikan sarjana menjadi seorang entreprenuer. Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Ciputra,  Ir. Yohanes Somawijaya, M.Sc.

Ditemui RRI, Kamis (23/8/2023), Ir. Yohanes Somawijaya, M.Sc. menyebut dari penelitian yang didanai oleh Pendidikan Tinggi atau Dikti, hanya 43 persen lulusan sarjana yang berprofesi sebagai entreprenuer. Sementara 36 persen lulusan meneruskan usaha orang tua atau keluarganya.

“Dari apa dari tracer study kita, yang didanai DIKTI, itu kira kira ada 43%, 43% itu adalah menjadi entrepreneur. Kemudian biasanya ditambah lagi dengan 36%, yang mereka itu meneruskan usaha keluarga Jadi mereka dari family business,” ujar  Ir. Yohanes Somawijaya, M.Sc.

“Nah kemudian sisanya ada yang jadi profesional ada juga yang studi lanjut. Kira-kira kita ada 1000 lulusan, jadi kira-kira seperti itu,” sambungnya.

Disisi lain, Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemendikti ristek) menargetkan, jika lulusan perguruan tinggi harus memiliki visi menjadi pengusaha. Minimal, akan ada 10 persen dari lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya yang menjadi pengusaha.(OA)