RUMAH dinas Wali Kota Surabaya yang terletak di Jalan Sedap Malam dibangun bersamaan dengan pembangunan Balai Kota Surabaya. Arsitekturnya juga sama dengan arsitektur bangunan Balai Kota. Tempat yang bersebalahan langsung diarsiteki oleh arsitektur kelahiran Amsterdam bernama G.C. Citroen.

Pustakawan sejarah Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, rumah dinas wali kota dan Balai Kota Surabaya di bangun di area pemukiman orang Belanda Eropa. Bangunan tersebut rampung dibangun tahun 1927. “Jadi satu paket membangunnya dengan Balai Kota Surabaya,” kata Chrisyandi.

la menjelaskan, sejak awal rumah tersebut dibangun fungsinya juga sebagai rumah dinas. Selain itu, pemukiman tersebut juga dikembangkan oleh dewan kota yang di bawahi langsung oleh pemimpin Asisten Residen bernama Lutter. “Pengembangan rumah atau perumahan tersebut termasuk di kawasan Ketabang itu ada di aturan Undang – Undang Desentralisasi tahun 1903,” jelas pria yang juga Pustakawan Universitas Ciputra tersebut.

Ia juga menyebut bangunan rumah dinas tersebut juga mengalami renovasi. Renovasi mulai dari genteng dan sebagainya. “Ya biasanya dilakukan renovasi, Biasanya pada gentengnya yang direnovasi,” tuturnya. (rmt/nur)