Surabaya- Hanya punya lahan kecil bukan alasan untuk sedih. Lahan sempit itu masih bisa disulap menjadi ruang yang terasa,lebih lebar dan mampu menampung kebutuhan utama, sebuah rumah. Sebut saja tempat tidur, ruang makan,dapur, kamar mandi, bahkan teras.
“Syaratnya, kita pintar menata,” kata Arianji Wijaya dan Yunian, dua mahasiswajurusan interior Arsitektur Universitas Ciputra. Gagasan dua gadis itu bukanlah konsep semata. Saat menyusun tugas dari kampus, mereka membuatnya dalam bentuk maket sekaligus wujud nyata ruang berasio 1:1. Kemarin (28/8) hingga 1 september, karya keduanya bisa dilihat dalam ajang decorintex 2013, pameran dekorasi dan inerior di Convention Hall Grand City, Surabaya, dengan lahan 4,6 * 5,1 meter, Ariani dan Yunian menampilkan rumah yang nyaman. Kuncinya kata mereka, adalah minim dalam menggunakan sekat ruangan dan banyak memakai perantai portabel. Mrja makan contohnya. Bangian kaki meja diberi tambahan roda, jika tidak terpakai, meja bisa langsung didorong ke atas wastafel dapur.
Begitu juga TV di ruang keluarga TV, sebagai objek utama, kita letakkan pada tuas dinding yang bisa berputar. Ingin nonton smbil masak atau makan juga bisa. Mau istirahat pun bisa. Tingal putar TV-nya ,” jelas Ariani.
Rahasia lain agar ruangan terlihat lebih luas adalah meletakkan kaca pada posisi tertentu. Misalnya di ujung ruangan dan dihadapan neja kerja. “ kesan yang di dapat adalah pantulan yang terang dan luas,” bebernya.
Tidak hanya mendesain, kedua mahasiswa itu juga sudah merumuskan besar biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu ruangan tersebut “kira-kira biayanya Rp 90 juta. Itu sudah termasuk bemel interior,” jelas Yunian.
Sumber: Jawa Pos. Kamis 29 Agustus 2013

