Klik Berita: https://jatim.jpnn.com/jatim-terkini/26586/sambut-natal-pemilu-uc-kampanyekan-pesan-damai-lewat-karya-seni

Senin, 18 Desember 2023 – 19:54 WIB
jatim.jpnn.com, SURABAYA – Sebanyak dua karya menarik disuguhkan oleh Prodi Visual Desain Communication (VCD) Universitas Ciputra (UC) Surabaya untuk menyambut Natal dan Pemilu 2024, mengusung pesan Damai dan Persatuan.

Karya kolaborasi mahassiwa dan alumni yang tergabung dalam Center of Sustainability (COS), yaitu instalasi keluarga kudus dengan pohon natal terbuat dari 100 persen kain perca denim. UC juga mengisi peringatan Natal dengan menampilkan lukisan beragam budaya dan persatuan antarsuku di Indonesia menggunakan bahan utama ampas kopi.

Kepala Prodi VCD Christian Anggrianto mengatakan pesta demokrasi menjadi hal menarik bagi pemilih pemula, yaitu Gen Z. Di UC terdapat 6.000 mahasiswa, yang separuhnya berpeluang ikut serta dalam Pemilu 2024.

Sambut Natal & Pemilu, UC Kampanyekan Pesan Damai Lewat Karya Seni

Mahasiswa UC melukis bersama di satu kanvas besar mengkampanyekan pesan damai memperingati Natal dan Pemilu 2024 di kampus setempat, Senin (18/12). Foto: Arry Saputra/JPNN

“Kampanye di jalanan sudah marak, bahkan di media sosial terkait dukungan capres-cawapres yang berkomentar miring terhadap paslon. Pesan kami, jangan sampai Gen Z menjadi apatis atas ulah pembuat konten itu,” kata Christian, Senin (18/12). Dia menjelaskan pesan yang ingin disampaikan dalam karya tersebut adalah keberagaman yang memiliki arti kaya dan berbeda akan menghidupkan demokrasi. Toleransi sangat penting untuk membawa kedamaian dari perbedaan.

“Masyarakat Indonesia, khususnya Gen Z sebagai pemilih oemuka perlu diingatkan bahwa perbedaan pasti ada sehingga mampu menyiikapi perbedaan dengan baik dan saling menghormati,” ujarnya. Pesan damai dalam menyambut pesta demokrasi itu, kata dia, identik dengan Natal. Pesan tersebut juga mengajak Gen Z tetap ingat toleransi yang membawa damai dalam perbedaan di Pemilu 2024.

Wujud pesan itu tampak dari lukisan hasil karya Dosen VCD UC sekaligus pelukis Putu Wardhani yang mengajak mahasiswanya melukis bersama dalam satu kanvas besar.

“Kegiatan ini merupakan campaign tolerasi dan pesan damai. Kanvas yang sudah saya buat sketsa lukisan dilukis bersama 8-10 mahasiswa. Kebersamaan dan kerja sama akan terjalin dengan sendirinya,” jelasnya.

Terkait instalasi Keluarga Kudus yang dibuat Elisabet Stefanny Witjahjo, Tabita Citra, dan Alma Utami berasal dari barang-barang limbah denim dan almamater UC yang tak terpakai.

Ketua tim yang sekaligus alumni Elisabet menjelaskan karya ini hasil dari kolaborasi dan perbedaan timnya yang juga belatar dari agama yang berbega, tetapi bisa menghasilkan karya yang filosofis dan estetik.

“Di tim kami ada tiga orang yang buat, yang satunya muslim, ini hasil dari perbedaan pendapat, perbedaan agama dan kami rangkum dalam karya kelurga kudus. Kami juga menggunakan bahan denim yang sulit terurai sebagai bahan utama pembuatan instalasi ini,” tuturnya. (mcr12/jpnn)