Sumber : https://beritajatim.com/sariawan-lebih-dua-minggu-kenali-tanda-kanker-mulut-di-halo-uc-dok

Sariawan Lebih Dua Minggu? Kenali Tanda Kanker Mulut di Halo UC Dok

5 Maret 2026

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra (UC) Surabaya meluncurkan program “Halo UC Dok” untuk menekan angka keterlambatan deteksi kanker mulut. Layanan konsultasi interaktif via TikTok ini menyasar gejala awal yang sering diabaikan masyarakat sebagai sariawan biasa.

Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) mencatat tingginya kasus kanker bibir dan rongga mulut di Indonesia. Mayoritas pasien baru memeriksakan diri saat stadium lanjut karena menganggap remeh luka atau perubahan jaringan di area mulut.

Menanggapi fenomena tersebut, UC membuka akses konsultasi gratis setiap Rabu dan Kamis pukul 15.30 WIB. Masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan pakar kesehatan secara real-time melalui akun TikTok resmi Universitas Ciputra Surabaya.

Spesialis penyakit mulut drg. Karlina Puspasari memperingatkan batas waktu penyembuhan luka normal. “Sariawan biasanya sembuh dalam 14 hari. Jika lebih, apalagi jaringan terasa keras, segera periksakan,” kata Karlina.

Senada, drg. Nurfitri Amaliah menyebut ketiadaan rasa nyeri sering menjebak pasien. Menurutnya, kanker rongga mulut pada stadium awal justru sering tidak terasa sakit sehingga masyarakat cenderung menunda pemeriksaan medis ke dokter.

“Justru karena tidak nyeri, orang menunda pemeriksaan. Edukasi ini penting agar masyarakat lebih peka terhadap perubahan tubuhnya,” ujar Nurfitri.

Vice Rector for Operations UC Michael Hery Tera menyebut program ini memperluas literasi kesehatan nasional. Pihaknya ingin berkontribusi nyata melalui akses konsultasi yang relevan dengan gaya hidup masyarakat di era digital saat ini.

“Kami ingin berperan aktif memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan publik melalui akses konsultasi yang mudah dan terpercaya,” kata Michael.

Program ini dirancang menjadi jembatan antara tenaga medis dan publik. Inisiatif ini diharapkan mendorong budaya deteksi dini sebagai gaya hidup sehat. [ipl/but]