Semua Karena Pelukan. Kompas. 15 Februari 2015.Hal.33

Metode terapi efektif untuk kesehatan, baik kesehatan tubuh maupun psikologis seseorang. Ini manfaat sebuah pelukkan.

BERBAGAI hasil penelitian pun kian menegaskan hal tersebut. Begitu pentingnya manfaat sebuah pelukan, gerakan Free Hugs yang dimulai oleh seorang pemuda di Australia pada 2004 dengan segera menjamur ke berbagai belahan dunia. Kampanye ini merupakan gerakan sosial yang membuka kesempatan untuk memeluk siapa saja, meski orang asing, untuk sekadar memberi penghiburan dan kenyamanan.

Sebelumnya pada 1986, National Hugging Day dikukuhkan di Amerika hingga akhirnya ditemui di luar Amerika. Hal itu karena pelukan adalah bahasa yang dapat dipahami setiap manusia, menembus batas bahasa dan budaya. Sebuah riset juga mengatakan, berpelukan selama 20 detik akan meningkatkan kadar hormone oksitosin yang memnimbulkan perasaan senang. Berpelukan pun efektif meningkatkan sistem imunitas tubuh dan menekan tingkat stress, depresi, maupun rasa sepi.

Buah hati Anda pun membutuhkannya sebagai bagian dalam proses tumbuh kembangnya. Pelukan yang hangat membuka jalur komunikasi, membangun rasa saling percaya, serta menumbuhkan ikatan yang kuat antara orangtua dan anak. Dampak lebih jauh, membantu membangun kepercayaan diri anak karena ia merasa dirinya berharga dan dicintai.

Pelukan merupakan simbol ekspresi perasaa cinta tanpa harus banyak berkata, tetapi bisa dirasakan dengan pasti oleh anak. Pastikan pelukan selalu masuk dalam “menu” harian dalam keluarga. Baik antara orangtua dan anak, antar-anak, maupun antara ayah dan ibunda. Selamat hari kasih sayang.

Sumber : Kompas 15 Februari 2015