SURABAYA– Merasa bahan asli Indonesia kurang terekspos, empat mahasiswa Jurusan International Business Management Universitas Ciputra ini mempunyai ide membuat clutch bag dari bahan asli dalam negri. Pada edisi perdana mereka menggunakan tenun Nusa Tenggara Timur.
Empat remaja yang rata-rata berusia 19 tahun itu adalah Shafira Mardiani, Dyah Purwaningtyas, Shavira Ayu, dan Yuanda Angelia. Mereka menanamkan usaha mereka dengan Radin. Dalam bahasa Sansekerta kata itu berarti bagus, sedangkan dalam bahasa Madura artinya cantik, “Dari awal kami sepakat untuk memadukan bahan kulit asli dengan kain atau bahan lain asli Indonesia,” papar Shafira.
Dimulai sejak Agustus lalu, Shafira dkk hanya membuat dua lusin atau 24 clutch bag. Itu memang di rancang dengan sangat simple. Yakni berukuran 30×20 sentimeter. Tas tersebut bisa menampung beberapa gadget dan dompet.
Sumber: Jawa Pos 21 November 2013

