Standar kualitas sayur hidroponik untuk memasok pasar swalayan.

Konsumen kerap kebingungan nenilih sayuran yang terpajang rapi di pasar swalayan. Semuanyaterlihat serupa. Daun hijau dan mulus, ukuran seragam, serta bersih dari kotoran. Menurut pemilik Soebi Farm, Reynaldi Spebiantoro, standar mutu sayuran daun secara umum sebaiknya tidak berlubang, tidak busuk, dan tidak ada daun yang menguning.

“Selain itu ada nilai estetika saat dipajang di etalase,” kata Saejana Teknik Industri alumnus Universitas Kristen Maranatha Bandung itu. Hal senada diungkapkan pekebun sayuran hidroponik di Kota Depok, Jawa Barat, Charlie Tjendapati. Susunan daun lebih baik roset batangnua cenderung lurus. “Estetika pengemasan juga menjadi aspek penting. Contohnya kangkung kalau batangnya bengkok sedikit saja bisa tidak lolos sortir,” kata Charlie.

Afkir 20%

Charlie mengebunkan enam sayuran daun yakni bayan hijau dan merah, kangkung, caisim, pakcoi, seerta kailan. Lain hal dengan pakcoi. Bentuknya unik dengan batang bagian bawah membesar dibagian bawah mirip pinggul. Charlie menyebutnya “menyinggul.” Kalau ada satu-dua tangkai yang keluar dari bentuk pinggul itu dibuang sehingga membentuk pinggul yang rapih.

Pada prinsipnya daun kecil  dan berwarna kuning tidak boleh ada. Batang berukuran lebih pendek juga dihilangkan. Itulah sebabnya, Charlie biasanya mempertahankan 80% bagian dari tanaman dan 20% sisanya afkir. Pemilik Serua Farm itu mengemas semua sayuran dengan mengikutsertakan akar dan rockwool. Hampir semua konsumen meminta sayuran beserta akar dan rockwool.

“Ada beberapa yang meminta tanpa rockwool tetapi kami tetap menyertakannya saat pengiriman dari kebun ke lokasi,” kata Charlie. Petani yang ruti memasok pasar swalayan do Jabodetabek itu mengurangi kadar air pada rocwool dengan memerasnya. Rockwool masih tetap basah tapi tidak ada air menetes. Tanaman sejatinya masih hidup, tapi berpindah tempat dari instalasi hidroponik ke ruang penyimpanan. Kangkung tetap tumbuh meski berada ruang penyimpanan. Batangnya membengkok untuk mencari sumber cahaya.

Pemilik Serua Farm itu mengamati perubahan paling cepat biasanya kangkung dan bbayam. Bayam  bisa bengkok dalam setengah hari. Kangkung lebih cepat yakni hanya dalam satu jam batangnya sudah bengkok. “Semua sayuran di Serua Farm menerapkan penyimpanan dan pengemasan tegak. Kalau tidak dilakukan, mutu sayuran berkurang dan tidak lolos sortir,” kata Charlie.

Itulah pentingnya letak penyimpanan. Setelah panen kalaupun tidak langsung kirim tetapi esok hari, penyimpanan secara vertical akan aman.kemasan plastik yang digunakan sebaiknya berlubang agartidak berembun. Musababnya embun dapat memicu kerusakan daun. Soebi Farm menggunakan kemasan plastik ramah lingkungan.

Selain sayuran daun Reynaldi juga mengebunkan sayuran buah hidroponik seperti tomat beef, mentimun mini, terung hitamm dan tomat ceri kualitas premium.

 

Sumber: Trubus, Februari 2021