LIMBAH plastik merupakan salah satu faktor penyebab kerusakan lingkungan. Sebab, plastik membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat terurai. Hal itulah yang membuat salah seorang anak muda Indonesia berinisiatif menyediakan alternatif guna mengurangi polusi plastik yang ada.

“Aku memulai semua ini karena kesadaranku terhadap polusi lingkungan, terutama polusi plastik. Jadi, awalnya aku berpikir bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia dengan produk yang unik dan menarik,” ungkap David Christian, founder Evo & Co. Ide itu dituangkannya dalam produk pertama Evoware berupa gelas berbahan baku rumput laut yang bisa dimakan.

Evoware merupakan salah satu brand dengan visi besar untuk menciptakan dunia tanpa polusi plastik. “Kami fokus menyediakan pengganti plastik dengan rumput laut di Evoware. Sementara itu, di Evoworld, kami menyediakan alternatif pengganti plastik sekali pakai dengan bahan baku alami seperti kantong dari singkong, kotak makanan dari ampas tebu dan pelepah pisang, serta sedotan berbahan baku beras” jelasnya.

Melalui Evo & Co, David juga aktif melakukan kampanye edukatif dengan melakukan gerakan kolaboratif bersama Parongpong Recycle and Waste yang bernama Rethink Campaign. Gerakan itu mengumpulkan sampah puntung rokok dan mendaur ulang menjadi produk bernilai tinggi seperti pot bunga dan ubin.

“Kami juga memberikan edukasi pengganti plastik kepada warung kecil dengan menyubsidi sedotan ramah lingkungan. Kampanye Warung Lestari ini memiliki target mencapai 5.000 warung di seluruh Indonesia untuk mengurangi penggunaan plastik,” tambahnya.

Perjalanan David hingga berada di titik ini tentu nggak mudah. Banyak ups and down yang dialaminya, terutama karena Evo & Co. merupakan bisnis pertama David. “Aku harus belajar banyak hal sendiri dari nol, beruntung aku punya tim yang suportif. Kami pun berhasil melewati masa tersulit pada 2020. Hingga, tahun 2021 menjadi tahun terbaik kami. Yang penting adalah terus mengasah diri agar bisa beradaptasi menyelesaikan masalah dan berinovasi tanpa henti. Akan selalu ada jalan ketika kita tidak menyerah,” tutur sosok inspiratif asal Jakarta itu.

Kerja kerasnya membuahkan hasil dengan memenangkan beberapa kompetisiinternasional dari Inggris, Singapura, dan Korea. Penghargaan yang baru saja diterimanya adalah pemenang wirausaha muda mandiri di bidang usaha kreatif kategori business existing serta Forbes 30 under 30 Indonesia dan Asia 2020. David juga kerap kali diundang ke berbagai negara, termasuk kantor pusat PBB di New York.

David pun berharap bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk terus berkarya.  “Kejarlah mimpimu! Berani untuk ambil kesempatan karena idea without action is nothing. Aku berharap teman teman bisa menemukan alasan kuat kenapa kalian melakukan hal yang kalian lakukan. Pastinya, pantang menyerah untuk mencapai goal kalian!” pesan David. Be brave to take action! (elv/c12/lai)

 

Sumber: Jawa Pos Digital.12 Agustus 2021.Hal. 18