Target Pasar yang Menarik. Kontan 20 Januari 2015.Hal.1

Oleh Lukas Setia Atmaja, Pengajar di Prasetiya Mulya Business School

Indonesia dengan jumlah penduduk berlimpah dan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan, sampai kini masih menjadi daya tarik bagi investor asing. Terlebih lagi jumlah angkatan kerja di Indonesia pada tahun 2020 diprediksikan sangat berlimpah.

Ketertarikan investor asing masuk ke bisnis pengelolaan dana di Indonesia jelas snagat masuk akal. Sebab, potensi pasar pengelolaan dana di Indonesa masih terbuka lebar.

Investor asing yang sudah jenuh mengembangkan bisnis di negara asal, tentu akan mencari kawasan-kawasan baru yang prospektif. Dalam hal ini, Indonesia masih sangat menarik. Seperti halnya di China, yang memiliki pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, dengan jumlah penduduk besar sebagai target pasar.

Selain itu, situasi politik di Indonesia cenderung sudah lebih dingin ketimbang waktu-waktu sebelumnya.Polemik pemilihan kepala kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menurut saya masih dalam dinamika politik yang masih wajar. Namanya juga politik, kadang panas kadang dingin.

Yang perlu dicatat, investasi yang terjadi dalam beberapa waktu belakang ini adalah investasi lagsung. Artinya, ini adalah investasi jangka panjang, bukan sekedar aliran aliran dana panas. Beda halnya dengan investasi di pasar keuangan atau pasar modal yang bisa hengkang dalam waktu sekejap ketika mereka memperoleh keuntungan.

Bagi Indonesia, masuknya investor asing jelas menguntungkan. Sebab, dengan sumber daya modal yang terbatas, kita memang memerlukan bantuan dari investor asing. Di sisi lain, kehadiran pemain asing akan menumbuhkan persaingan yang semakin kompetitif. Sebab, sebagian masyarakat masih memandang kalau sudah berbau asing, tata kelola perusahaan pasti lebih baik.

Tapi jangan patah semangat. Sebab, pemain lokal lebih mengenal pasar dalam negeri dan harus dikelola dengan baik.

Yuwono Triatmodjo

Sumber : Kontan, 20 Januari 2015, Hlmn 24