Merancang atau mendesain busana menjadi bidang yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Meski setiap orang mempunyai selera berbeda-beda, hal itu justru membuat Giovanny Melita Putri (21), Mahasiswi Fashion Product Design Universitas Ciputra merasa tertantang.

Karena bagi perempuan kelahiran Semarang ini, mendesain busana menjadi tempat untuk mengekspresikan diri atau menuangkan apa yang diinginkan customer.

“Agar bisa survive di bidang Fashion harus melakukan banyak hal, dan itu sangat luar biasa kompetitif,” kata perempuan yang pernah menjadi semi-finalis Lomba Perancang Aksesoris (LPA) Jakarta Fashion Week tahun 2018.

Kecintaannya pada bidang desain fashion yang identik dengan menggambar ini, diakui Giovanny, turunan dari ayahnya, “Aku sangat menyukai menggambar, mendesain, mungkin ini juga karena ayah juga menekuni bidang seni lukis,” ujar perempuan berzodiak Libra ini.

Demi merealisasikan keinginannya sebagai seorang desainer, ia memilih untuk mempelajari beberapa keterampilan, seperti menggambar dan jahit-menjahit.

“Aku selalu menyisihkan waktu untuk latihan menggambar, ya sehari minimal 30 menitlah,” tutur perempuan yang pernah mengikuti Fashion Show di Ciputra World Fashion Week tahun 2017 & 2018 sebagai desainer itu. (zia)

 

Sumber: Surya. 28 Mei 2020. Hal. 3