Ngebangun bisnis nggak semudah ngebailkin telapak tangan. Nggak Cuma bermodal inovasi baru, banyak hal yang harus diperhatiin secara teknis supaya usaha yang kita bangun bareng keluarga, teman, atau pacar, nggak pecah bahkan tutup di tengah jalan. The best lessons in business are the mistakes.

MISTAKE #1:

UNPROFESSIONAL BEHAVIOR

Penting banget punya peran dan tanggung jawab masing-masing sesuai struktur organiasasi yang udah disepakati secara profesional. When it comes to partnership business, hal-hal personal kayak usia, junior-senior, atau sedikit banyaknya modal yang ditanam bukan hal yang utama, but how we run the business profesionally.

MISTAKES #2:

NGGAK ENAKAN

Beacause the blurred line between personal dan professional relationship, kebanyakan partnership business kejebak dalam kondisi nggak enakan, padahal kita tau persis apa yang harusnya dilakuin tiap orang dalam tim.

MISTAKE #3:

VAGUE AGREEMENT

Jangan sampai nggak bikin komitmen dan perjanjian yang legal (hitam di atas putih bermaterai) bersama partner. Jadi saat bisnis jalan, harus ada unsur yang mengikat di antara partner satu sama lain.

MISTAKE #4:

RUN WITH NO PLAN

Banyak yang bilang kalo kunci sukses dunia bisnis itu yang penting nekat dulu, daripada nggak telaksana sama sekali. Tapi arti “nekat” ini nggak bisa ditelan mentah-mentah, karena tetep butuh business pan yang nyata. Unplanned business berdampak sama company sustainability and how they grow the business, mulai dari nggak ngelakuin market test, nyusun strategi yang jelas, sampe nggak memperhitungkan budget yang bikin bisnisnya overspending.

MISTAKE #5:

CHOOSING THE WRONG PARTNERS

Keahlian masing-masing orang dalam satu tim tetep jadi pertimbangan buat numbuhin bisnis, or at least they’re passionate and know a bit about that.

MISTAKE #6:

DIFFERENT VISION

Ketika sebuah bisnis dikelola banyak kepala, kemungkinan besar masalah ini bakal terjadi. Apalagi saat revenue perusahaan lagi naik, hasrat masing-masing buat nge-boost bisnis pun meningkat. Jangan sampai ego masing-masing menjadi faktor pemicu pecah kongsi.

 

Pengen belajar buku tentang bisnis? Di UC Library banyak koleksi yang bisa menambah insight dan inspirasi kalian. Langsung aja Langsung saja manfaatin Book Delivery Service.

Khusus wilayah Jawa dan Bali

Contact Person: Bu Essy (WA +62 817-0389-5544, email: essy.marischa@ciputra.ac.id)

 

Sumber: Gogirl!vol.153/oktober 2017/fnancial.