SURABAYA, Jawa Pos-Siapa sangka minyak jelantah dengan warna cenderung cokelat gelap dan punya aroma apek bisa diubah menjadi benda yang estetis. Yakni, lilin aromaterapi. Aromanya wangi dengan tampilan warna-warni nan cantik.

Lilin-lilin aromaterapi itu diracik Eka Yuni Karnifa bersama tim Bank Sampah Berkah Sukomanunggal, Ratusan liter minyak jelantah disortir Minyak jelantah yang memiliki warna gelap disisihkan dan digunakan untuk mesin biodiesel. “Nah, jelantah yang baru dipakai 1-2 kali dipinggirkan untuk lilin aromaterapi jelas Eka, koordinator bank sampah, saat ditemui di rumahnya kemarin (8/8).

Alumnus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran Jawa Timur itu menjelaskan, per 150 mililiter (ml) jelantah bisa dibuat menjadi 7-8 lilin aromaterapi. Jelantah tersebut didapatkan dari setoran nasabah bank sampah. Setelah disortir, minyak dicampur parafin padat. Setelah itu, minyak dan parafin dipanaskan. Lalu, ditambahkan pewarna. (sam/c14/ady)

 

Sumber: Jawa Pos. 9 Agustus 2021.Hal. 15