TIMESINDONESIA, SURABAYA – Jurusan Visual Communication Design UC Surabayamewadahi mahasiswa untuk persiapan tugas akhir dengan membuat sebuah pameran prototype tugas akhir.
Tania Lia Chandra merupakan salah satu mahasiswa VCD angkatan 2019 yang mengikuti acara tersebut Dengan membawa brand media nya Newverse Media, sebuah portal berita digital yang ditujukan bagi para anak-anak muda.
Sebelum proyek ini tersaji dan tersusun pada meja pameran prototype kemarin, bagaimana media ini terbentuk?
Sejak dulu Tania memiliki kecintaan terhadap membaca sebuah buku, mungkin beberapa teman-teman yang membaca ini juga suka membaca buku seperti Tania. Dan seiring berjalannya waktu, semakin kesini Tania merasakan bahwa kebiasaan membaca bukunya pun semakin berkurang dan pasti teman-teman yang membaca ini pernah atau sudah mengalami hal yang sama.
Sudah bukan hal yang jarang ditemui lagi, orang yang semakin malas membaca buku di masa kini. Hal ini tidak sepenuhnya dilatarbelakangi oleh kemalasan saja, kemudahan dalam mendapatkan berita atau informasi melalui internet dan media-media sosial juga menjadi salah satu penyebabnya.
Hal ini pula yang dirasakan oleh Tania, ketika dia mulai menyadari bahwa orang-orang disekelilingnya pun semakin mengandalkan Google sebagai sumber informasi mereka. Namun, Google hanyalah sebuah mesin pencari yang menyediakan informasi dari berbagai sumber, entah itu kredibel maupun tidak.
Terbesit ide untuk membuat sebuah media informasi digital yang terfokus untuk memberikan informasi serta meningkatkan minat baca anak muda, di mana ini sangat cocok dengan kebiasaan anak muda sekarang yang sebagian besar waktunya berjalan pada platform digital.
Hal ini juga mendukung kecintaan Tania dalam membaca juga dalam dunia copywriting. Namun muncul kendala jika ingin mengambil ide ini, karena Tania sendiri memiliki latar belakang mahasiswa desain yang pastinya ahli dalam bidang permainan visual.
Tapi, dalam hal menulis dan menjadi media informasi membutuhkan keahlian khusus tambahan yang berarti Tania harus banyak mempelajari hal baru jika ingin mengangkat ide ini. Hal ini membawa Tania pada tantangan kedua, yaitu persetujuan dosen terhadap idenya ini agar dapat dilanjutkan ke tahap-tahap yang lebih tinggi.
Belum lagi jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, belum ada mahasiswa yang mengangkat media yang berfokus pada sumber informasi dan literasi sebagai tema tugas akhir mereka. Sehingga antara ini akan menjadi pertama kalinya seorang mahasiswa VCD membawa ide ini untuk menjadi proyek tugas akhir mereka, atau sebenarnya ide ini sudah muncul beberapa kali namun tidak mendapatkan persetujuan dosen.
Untungnya setelah membawa 3 opsi ide bisnis untuk proyek tugas akhir kepada dosennya saat itu, dengan ide media digital sebagai salah satu dari opsi tersebut. Tania mendapatkan persetujuan untuk melanjutkan ide ini untuk menjadi proyek tugas akhirnya. Dari sinilah perjalanan Newverse Media ini berawal, dan kalian bisa melihat perkembangannya melalui instagram di @newversemedia.newversemedia.
Tapi untuk mencapai titik pameran prototype, masih ada perjalanan yang harus ditempuh oleh Tania. Setelah melalui berbagai semester, akhirnya ide untuk proyek tugas akhir ini dapat dilanjutkan langkahnya menuju tahap-tahap yang lebih matang pada semester 6. Menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para mahasiswa angkatan 2019 karena mereka harus mengembangkan idenya pada semester 7 disaat yang bersamaan dengan magang mereka.
Tania sendiri beruntung bisa mendapatkan tempat magang yang juga merupakan sebuah perusahaan yang berkaitan dengan platform informasi digital yang cukup terkenal. Dan karena kebetulan ditempatkan dengan bagian yang berhubungan dengan partner kerjasama perusahaan, disini ia mendapat banyak pengalaman serta pengetahuan yang berkaitan dengan menjalankan sebuah perusahaan media meskipun di tempat magangnya tugas utama Tania adalah sebagai seorang desainer.
Namun menjalani magang sekaligus mengembangkan ide proyek tugas akhir tidaklah mudah, perlu manajemen waktu yang baik agar dapat menyelesaikan kedua tanggung jawab dengan baik. Bahkan untuk Tania sendiri terdapat sedikit kewalahan diawal-awal menjalani kegiatan ini, tentu saja begitu, Tania bukanlah karakter utama dari cerita fantasi yang dapat beradaptasi dengan sebuah kesibukan dalam semalam. Untungnya memiliki lingkungan kerja yang pengertian dan suportif, membantu Tania dalam menyesuaikan diri dengan lebih cepat.
Disela-sela magangnya, Tania mengerjakan tugas-tugasnya yang wajib terupdate tiap minggunya. Tidak hanya Tania, tapi seluruh teman angkatannya juga harus melakukan hal yang sama dan disini kerapian serta kedisiplinan mereka dalam mengatur dan membagi waktu mereka antara kewajiban kerja sebagai anak magang, kewajiban progress tugas akhir sebagai mahasiswa, serta kewajiban istirahat sebagai manusia. Untungnya semuanya dapat berjalan lancar hingga pada akhirnya.
Lalu datanglah pengumuman mengenai pameran prototype tugas akhir kepada para mahasiswa. Dengan waktu persiapan beberapa minggu, mereka harus menentukan output apa yang dapat mereka sajikan dengan baik dengan yang tersedia.
Pameran prototype pun dilaksanakan dengan nama Brain Station, dimana pameran ini bertujuan untuk menampilkan prototype atau purwarupa proyek tugas akhir mahasiswa VCD semester 7. Selain bertujuan untuk menampilkan karya, pameran ini membawa banyak keuntungan lainnya bagi para mahasiswa. Disini mahasiswa disuruh memilih fokus output prototype mereka, beberapa opsi output tersebut seperti produk, kampanye, atau brand activation.
Tania sendiri memilih brand activation dan ia merasa terbantu oleh pameran ini, terutama karena target pasar utamanya adalah anak muda. Melalui pameran ini, tidak hanya dapat mengenalkan medianya kepada anak-anak muda di kampus Universitas Ciputra namun Tania juga mendapatkan pandangan-pandangan baru yang dapat membangun medianya.
Kini Tania bersama Newverse Media terus bergerak dan mengembangkan media mereka. Tania mengatakan kalau sekarang Newverse Media sudah masuk ke tahap pengembangan website mereka.
Selain menambah artikel, website ini sedang menambah fitur mereka seperti contohnya sebuah audio narasi yang membacakan isi artikel untuk memudahkan para pembaca.Disamping pengembangan media-medianya, Newverse Media juga terus berkolaborasi dengan banyak pihak untuk membantu menyuarakan cerita-cerita mereka. (*)

