Dari sisi masyarakat konsumen, pilihan membaca atau mendengarkan ulasan dirasa lebih efisien untuk dilakukan sebelum mengambil keputusan pembelian. Sementara mentara itu, bagi masyarakat prosuden, kehadiran para pengulas itu mampu membantu mempromosikan produk mereka yang harapannya akan terbentuk angka penjualan.

Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan pengulas saat me-review suatu produk ataupun jasa tertentu agar perlindungan konsumen dapat terjaga, sebagaimana juga kepentingan produsen agar produknya dikenal luas oleh masyarakat tetap tercapai. Beberapa prinsip etika yang perlu diperhatikan saat mengulas suatu produk antara lain:

Pertama bahasa dan kesopanan. Gunakan pilihan kata dan bahasa yang jelas,mudah dipahami, tidak ambigu, serta disampaikan dengan sikap yang santun saat mengulas.

Kedua kulitas informasi. Berikan ulasan yang komprehensif atas keseluruhan produk sehingga pembaca atau pendengar medapatkan informasi yang bermanfaat atas detail produk. Jika dibutuhkan, Anda bahkan dapat melakukan perbandingan beberapa produk sehingga pembaca memperoleh wawasan yang luas untuk membantu pilihan keputusan mereka. Fokus pada fitur, kelebihan dan kekurangan masing-masing tapi tidak mendiskreditkan salah satunya.

Ketiga objektivitas dan kejujuran. Artinya, Anda tidak dipengaruhi kepentingan pribadi atau maksud – maksud tertentu diluar tujuan manfaat dari ulasan seperti adanya emosi pribadi atas produk tersebut. Ulasan juga harus disampaikan apa adanya. Anda dapat saja menyebutkan kekurangan atau hal-hal yang perlu dipertimbangkan atas produk tersebut, asalkan informasi tersebut diperoleh berdasar fakta.

Keempat konteks pengguna. Ini juga bagian penting yang perlu disampaikan dalam ulasan. Tidak semua pengguna cocok dengan suatu produk tertentu, jadi bagus atau tidaknya sering kali juga terkait dengan cocok atau tidaknya dengan konteks. Misalnya, mungkin skincare tertentu lebih cocok untuk pengguna dengan jenis kulit berminyak, tetapi tidak dengan pengguna dengan jenis kulit kering, nah ini perlu disampaikan.

Kelima transparansi. Sebagai pengulas, Anda juga dapat menyampaikan apakah anda sedang berada dibawah afiliasi dari produsen produk tersebut atau tidak. Ini memungkinkan pembaca atau pendengar ulasan Anda menilai apakah ada potensi bias dari informasi Anda.

Keenam bukti produk yang diulas. Ulasan disampaikan dengan juga menyertakan bukti foto atau video yang dapat menggambarkan substansi informasi ulasan Anda. Buatlah foto maupun video dengan kualitas tangkapan gambar maupun suara yang baik sehingga deskripsi detail produk jelas terlihat.

Prinsip-prinsip etika diatas saling berkaitan satu dengan lainnya saat Anda memberikan suatu ulasan produk barang ataupun jasa. Aspek penting yang juga perlu diingatkan dalam menerapkan prinsip etika mengulas produk adalah basis ulasan Anda.

Dasar Ulasan dapat diperoleh dari dua hal, yakni basis pengalaman pengulas dan basis sumber-sumber lain. Jika diperoleh dari pengalaman telah mencoba dan menggunakan suatu produk tertentu oleh Anda sendiri sebagai pengulas, hal yang patut diperhatikan adalah konsistensi temuan hasil dari penggunaan produk tersebut oleh Anda. Itu dapat menolong pembaca maupun pendengar melihat konsistensi kualitas maupun potensi dampak penggunaan produk.

Misalnya, hasil penggunaan skincare tertentu selama 2 minggu, 1 bulan, ataupun rentang waktu relevan lainnya sehingga Anda tidak terkesan terlalu terburu-buru dalam menyimpulkan informasi suatu produk tertentu. Anda juga sebaiknya menyebutkan karakteristik profil anda sebagai pengguna, misalnya, Anda adalah seseorang yang memiliki jenis kulit wajah berminyak, spesifik pada area T.

Namun, jika ulasan Anda merupakan tipe ulasan yang diperoleh dari berbagai sumber diluar pengalaman sebagai pengguna produk tersebut, Anda juga patut menyebutkan sumber-sumber informasi yang memperkaya substansi ulasan Anda.

Demikian beberapa tips terkait etika memberikan ulasan (review) suatu produk. Ingatlah bahwa tujuan memberikan ulasan adalah memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, jadi pastikan bahwa Anda juga telah mengedepankan kepentingan masyarakat yang akan menggunakan informasi Anda. Mari bijak dan beretika dalam mengulas sebagai cerminan pendapat yang bertanggung jawab!(*)