Utamakan Team Work. Kontan. 24 Januari 2015.Hal.1

Oleh Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia

Sebagai pemimpin di Indonesia, visi saya kedepan adalah meningkatkan kontribusi Intel terhadap produk lokal. Intel mendukung kemajuan smartphone dan tablet buatan Indonesia seperti Asus dan Advan.

Kami juga menggandeng operator telekomunikasi untuk diajak bekerjasama, seperti Indosat, Telkomsel, dan XL. Bentuk kerjasama itu antara lain menyediakan koneksi internet 3G gratis selama enam bulan di setiap pembelian tablet baru berbasis Intel. Saya ingin mengembangkan Intel pada smartphone community.

Untuk mewujudkan itu semua perlu team work yang kuat. Makanya, sebagai pemimpin Intel Indonesia, saya sangat menekankan team work. Bagi saya, tidak ada batas antara antasan dan karyawan. Saya yakin teamwork lebih penting dari personal performing. Keberhasilan Intel adalah berkat team work.

Dengan mengedepankan team work, maka seluruh karyawan merasa memiliki terhadap setiap tugas. Sementara bila berhasil, semua akan merasakan manfaatnya. Dan jika gagal juga kita mendapat pembelajaran dari situ.

Untuk memperkuat team work saya terus berusaha mengembangkan skill SDM di Intel Indonesia agar bisa bersaing dengan tim luar.

Standar rekrutmen di Intel itu tinggi. Saya ingin membuka agar tenaga lokal bisa berkesempatan berkarier di Intel.

Saya ingin mendidik talenta Indonsia agar mampu bersaing dengan baik dengan tim Intel negara lain. Program yang dilakukan yaitu traingin existing, intership atau bekerjasama dengan beberapa universitas. Pintar saja tidak cukup. Kemampuan berkomunikasi tetap menjadi modal dimana talenta harus punya communication skill.

Pengembangan skill ini penting karena tantangan Intel ke depan semakin ketat. Banyak kompetitor global kini bermunculan.

Perusahaan juga berlomba-lomba menawarkan produk terbaru. Terlebih sektor IT memang sangat dinamis. Makanya tim Intel Indonesia harus bisa menciptakan teknologi terbaru.

Perusahaan tak boleh terlena. Bila dulu Intel kuat di PC, ke depan harus mampu mengejar perkembangan dunia smartphone dan tablet, meski di sektor ini,Intel bukan pioner tapi follower. Dari situ, kami berusaha bagaimana caranya bisa menjadi unggulan dan tidak kalah bersaing.

Untuk memperkuat cengkeraman di pasar smartphone, kami fokus memperkuat kerjasama dengan para mitra lokal. Namun, sebagai pimpinan, saya tak hanya memikirkan target perusahaan Tak kalah penting dari itu, kesejahteraan karyawan juga harus diperhatikan.

Kesejahteraan ini sangat mempengaruhi motivasi kerja karyawan. Bila kesejahteraannya baik, tentu karyawan akan bekerja dengan senag hati dalam membantu mencapai target-target yang sudah ditetapkan perusahaan:

Makanya, memperhatikan indeks kebahagiaan dan kesejahteraan karyawan Intel Indonesia itu sangat penting.

Selain itu, saya juga selalu mengembangan sikap terbuka dengan karyawan. Saya tak ingin ada batas antara atasan dengan pegawai lainnya di ruang kantor.

Makanya, antara atasan dan karyawan mendapat meja kantor yang sama. Bahkan, tidak ada ruangan khusus untuk atasan. Selama ini, saya sendiri selalu terbuka dengan semua ide dan pendapat dari karyawan lain.

Saya juga menerapkan konsep flexible working hours. Saya tidak peduli karyawab bekerja di kantor atau rumah, yang penting hasil akhir kerja karyawan itu memuaskan.

Sumber : Kontan, 24 januari 2015, hlmn 1