Penulis: Luthfia Ayu Azanella

Editor: Sari Hardiyanto

KOMPAS.com – Sejumlah informasi tentang kesehatan di media sosial dan aplikasi di tengah masyarakat sepanjang tahun 2019.

Beberapa di antaranya bahkan menjadi viral dan banyak mendapatkan perhsian masyarakat luas, karena info yang sangat dekat  dengan kehid’upan sehari-hari.

Padahal, informasi tersebut belum dapat memastikan kebenarannya, karena bukan bersumber langsung dari ahli atau orang yang kompeten di bidangnya.

Dan berikut ini beberapa info kesehatan viral yang sempat masuk luas sepanjang tahun 2019:

  1. Bahaya makan saat berenang

Seorang anak berinisial MRS dikabarkan meninggal di saat melakukan aktivitas renang.  la diberikan makanan sushi di sela-sela berenang.  Sesaat setelah itu, si anak keluar dari kolam dan terduduk lemas di kursi yang ada di samping kolam.  Dikira kebakaran, rupanya sang anak sudah tidak lagi bernafas.  Oleh karena itu, memberi makan saat berenang juga disebut sebagai faktor penyebab kematian anak 7 tahun ini, karena makanan disebut bisa masuk ke paru-paru.  Spesialis spesialis olahraga, dr Michael Triangto, SpKO menjelaskan kemungkinan besar si anak mengalami tersedak.

Hal itu karena saluran nafas yang belum sempurna, kemudian masuk makanan yang kegiatan lain.

Padahal saat kita makan, saluran pernafasan akan otomatis tertutup sehingga makanan akan masuk ke sistem pencernaan.  Namun, tidak jika proses penutupan belum berjalan sempurna.

Akhirnya, makanan pun masuk ke paru-paru dan membuat tidak ada pasokan oksigen yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan kematian.

  1. Kopi Instant menyebabkan kolestrol dan hipertensi

Informasi soal kesehatan lainnya yang juga banyak dibawa di tahun 2019 adalah bahaya meminum kopi instan yang disebut bisa sebabkan kolesterol dan hipertensi.

Tentu risiko ini baru akan muncul jika sudah digunakan dalam jangka waktu yang panjang.  Apalagi jika kopi tersebut dicampurkan dengan krim.

Ahli gizi Dr dr Tan Shot Yen, M.Hum menyebut di dalam kopi terdapat kandungan minyak cafestol yang dapat menyebabkan kolesterol.

Cafestol ini mengalami produksi asam empedu dan sterol di hati manusia.  Asam empedu dan cairan empedu penting untuk mengikat kolesterol dari kolesterol dan kolesterol menjadi asam lemak.

Sementara kafein yang ada pada kopi dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.  Kafein itu masuk ke aliran darah.  Hormon adrenalin membuat seseorang terjaga dan tidak mengantuk, sehingga tekanan darah akan semakin meningkat.

Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Ir Sri Anggrahini.

  1. Tenggorokan berlubang karena rokok

Kerap kita temui saat berseluncur di dunia maya, seseorang foto dengan kondisi leher berlubang yang disebut sebagai kebiasaan merokok.  Lubang itu sebagai hasil dari tindakan operasi tenggorokan pada orang tersebut.

Menjelaskan hal ini, dr.  Fikry Hamdan Yasin, Sp.  THT-KL (K) dari RS.  Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan bahwa merokok dapat menimbulkan tumor ganas pada laring atau pita suara.

Cara penanganannya adalah dengan mengoperasi dan membentuk luban di foto atau video yang selama ini banyak diukur.

Fikry menyebut lubang atau stoma itu akan menjadi tempat masuknya udara langsung menuju paru-paru, karena tumor ganas tersebut membuat si penderita kesulitan bernafas.

Jadi melubangi leher seperti itu memang cara yang biasa dicapai saat operasi dilakukan.

  1. Minum air dingin sebabkan penyakit jantung
  2. Radiasi ponsel sebabkan mata bernanah

Informasi kesehatan yang juga banyak menyita perhatian masyarakat di tahun ini adalah bahaya akibat penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada mata, mulai dari merah meradang, bahkan hingga mengeluarkan cairan nanah.

Mata yang mengeluarkan cairan seperti nanah ini oleh seorang bocah berusia 3 tahun.

Narnun, Dokter Spesialis Mata di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, dr Grimaldi Ihsan, SpM menyanggah informasi itu.

Menurutnya, radiasi radiasi tidak bisa menyebabkan infeksi mata, apalagi mengeluarkan nanah.

Apa yang terjadi pada balita yang berinisial SAZ itu mungkin disebabkan oleh adanya bakteri yang bisa datang dari mana saja sehingga masuk ke area mata dan dapat menyebabkan infeksi nanah tersebut.