Perkembangan lingkungan eksternal semakin membuka ruang persaingan bisnis penyedia air minum baik itu dari swasta maupun BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Dari permasalahan tersebut, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya memerlukan perencanaan strategis yang diturunkan dalam program kerja dan kegiatan untuk menjaga kelangsungan hidup dan memenuhi tangung jawab penyedia air minum. Dalam penelitian ini telah dilakukan pengamatan dan analisa atas faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada kinerja perusahaan untuk merumuskan perencanaan strategis perusahaan. Metode perumusan perencanaan strategi yang digunakan adalah SWOT ( Strengths, Weakness, Opportunities & Threats ), SPACE ( Strategic Position & Action Evaluation ) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix ). SWOT matrik akan menghasilkan empat kategori kemungkinan strategi yaitu; Strategi SO ( Strengths-Opportunities), Strategi ST ( Strengths-Threats ), Strategi WO (Weakness-Opportunities ) dan Startegi WT ( Weakness-Threats) . Analisa SWOT akan berkembang menjadi Matrix IE (Internal- Eksternal) yang membagi perusahaan dalam 3 (tiga) wilayah yaitu tumbuh & berkembang, jaga & pertahanan, dan wilayah panen atau disvestasi. Dari analisa SWOT juga akan berkembang menjadi SPACE Matrik yang membagi perusahaan dalam 4 (empat) kategori yaitu; aggressive, conservative,defensive dan competitive . QSPM akan menentukan strategi perusahaan paling efektif berdasarkan daya tarik relative dari berbagai alternative strategi. Berdasarkan SPACE Matrik perusahaan memiliki profile conservative dimana peluang pasar stabil dengan pertumbuhan yang rendah. Di sini perusahaan harus fokus memperbaiki jalur produksi dan distribusi, mengurangi biaya (efisiensi), melindungi produk yang competitive, mengembangkan produk baru dan segera mungkin memanfaatkan keuntungan dalam pasar yang sangat baik. Berdasarkan IE Matrix perusahaan masuk pada wilayah II yang berarti saatnya tumbuh dan berkembang ( grow and build strategies ). Strategi yang tepat untuk posisi ini adalah strategi intensif seperti penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Analisa QSPM keseluruhan responden (pihak manajemen dan stakeholder) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, menunjukan bahwa secara keseluruhan nilai tertinggi adalah pada strategi peningkatan efektifitas-efisiensi dan manajemen perusahaan (nilai rata-rata 6,6 013), kemudian alternatif strategi peningkatan pelayanan (nilai rata -rata 6,5 896) dan terkahir adalah pengembangan bisnis perusahaan dengan nilai rata -rata 6,5 329. Kata Kunci : manajemen strategi, faktor-faktor internal dan eksternal, SWOT dan QSPM.
Source : https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/605 [Jika File belum masuk, akan sesegera mungkin di upload]
