
Sebagai manusia, kita selalu berharap mampu membuat keputusan yang logis, namun kenyataannya kita memiliki bias-bias yang seringkali menghambat kita. Begitu juga dalam hal merencanakan keuangan, kita selalu ingin membuat keputusan yang profitable dan terjamin bagi kita. Sayangnya, kita memiliki behavioral biases (bias perilaku) yang membuat kita tidak efektif dalam merencanakan keuangan.
Hal inilah yang disampaikan dalam kuliah tamu yang bertajuk “Understanding Psychological Aspects of Financial Planning and Investing” pada tanggal 3 Mei yang lalu, pukul 11.40 siang. Pak Christopher Lorence, S.Psi., M.M. selaku narasumber, memaparkan bahwa ketika kita mendapatkan sebuah hadiah besar, kita akan cenderung merasa di atas angin dan berpikir bahwa “I can buy anything”. Dalam diri kita terjadi arousal yang menyebabkan muncul tendensi untuk berperilaku hedonistik, seperti mentraktir semua teman. Padahal, kecenderungan seperti ini dapat mengacaukan perencanaan keuangan kita.
Itu masih satu contoh aspek psikologis yang berpengaruh. Masih ada banyak sekali aspek psikologis lain yang perlu kita ketahui dan pahami agar mampu merencanakan keuangan dengan efektif dan tepat.
Dalam kuliah yang diikuti oleh para mahasiswa PSY UC yang mengambil mata kuliah Economic Psychology, Pak Christopher juga membahas cara mengukur kesuksesan seorang perencana keuangan dan mengapa psikologi sangat berperan dalam dunia ekonomi. Tak hanya mendengarkan penyampaian materi, mahasiswa juga diajak bermain game kecil serta diajak menganalisis asuransi seperti apa yang benar-benar dapat menguntungkan kita.
Di akhir perkuliahan, Pak Christopher juga membagikan tips serta cara praktis menabung dan investasi yang relevan bagi para mahasiswa. “Waktu tidak pernah bohong dalam dunia investasi. Semakin cepat kalian mulai menabung – berapapun nominalnya itu tidak menjadi masalah. Semakin cepat kalian mulai menabung, secara konsisten, dengan memilih instrumen dengan bunga semaksimal mungkin, ketika kalian berusia 40 tahun, tabungan kalian tidak akan berbohong. Semakin cepat kalian menabung, semakin cepat kalian bisa jadi miliuner,” ujarnya.

Menurut Cornelia Janice, salah satu mahasiswi PSY UC 2015, kuliah tamu yang ia ikuti ini terbilang menarik. “Menarik, penyampaiannya simpel, dan isinya berguna.” Ia juga mengaku sudah mulai mencoba mempraktekkan cara menabung yang dibagikan oleh Pak Christopher.

