Pada tanggal 21-22 Juli lalu, Universitas Ciputra mendapat kehormatan untuk menghadiri ulang tahun ke 60 salah satu perusahaan yang terkenal dengan otomotifnya, yaitu perusahaan Astra. Acara yang diselenggarakan salah satu perusahaan ternama ini, berlokasi di Ballroom Grand City, acara ulang tahun ke 60 Astra ini dihadiri oleh wakil Gubernur Surabaya, yaitu bapak Drs. H. Saifullah Yusuf, selain itu Astra juga mengundang dosen dan mahasiswa dari beberapa universitas di Surabaya.
Dalam rangka ulang tahun ke 60 Astra, Astra mempublikasikan sebuah karya berupa buku yaitu “Astra on Becoming Pride of the Nation”. Di dalam buku ini dijelaskan sejarah bagaimana Astra memulai perjalanannya sampai hari ini. Selain sejarah berdirinya perusahaan Astra, dalam buku yang di tulis oleh Yakub Liman yang merupakan mantan eksekutif Astra, juga menjelaskan tentang kasus yang pernah dihadapi oleh perusahaan Astra dan bagaimana mereka melewati permasalahan tersebut serta strategi-strategi yang diterapkan oleh perusahaan Astra hingga dapat bertahan selama 60 tahun.
Perusahaan yang berdiri pada tahun 20 Februari 1957 ini, tidaklah berawal dari keberhasilan bapak William Soeryadjaya namun kegagalan beliau di awal perjalanannya yang membuatnya mampu mendirikan perusahaan yang berdiri kokoh sampai hari ini. Bermula dari kegagalan sebesar US$ 2,9 juta pada tahun 1968, bapak William bangkit menjadi pengimpor dan perakit truk Chevrolet keluaran General Motors, Amerika.
Dalam acara HUT 60 Astra ini, pak Ersa Lanang Sanjaya selaku dosen Universitas Ciputra, mewakili Universitas Ciputra untuk hadir dalam acara tersebut. Beliau mendapat kehormatan untuk menerima buku “Astra on Becoming Pride of the Nation”. Kesan beliau setelah menghadiri acara ini adalah rasa kagum beliau karena perusahaan Astra mampu berdiri selama 60 tahun, beliau juga mengatakan salah satu kunci keberhasilan Astra yang beliau kagumi adalah perusahaan Astra membangun perusahaannya dari fondasi yang benar-benar dasar, dimana setiap orang yang memiliki jabatan di perusahaan Astra bisa duduk diposisi mereka saat ini, bukan secara langsung, melainkan mereka memulainya dari bawah. Setiap orang yang memiliki posisi eksekutif di perusahaan Astra berasal dari karyawan biasa di Astra. Dari sini perusahaan mendapat Loyalitas dari karyawannya karena orang-orang yang mendapat kekuasaan di perusahaan Astra merupakan orang-orang yang telah menunjukkan kesetiaannya kepada Astra. Dari perusahaan Astra banyak yang dapat kita pelajari terutama nilai Entrepreneurship perusahaan Astra.


