9185 (1) 9186 9184

“Orang yang paling introvert sekalipun bisa memberi pengaruh ke 10.000 orang yang dia temui seumur hidupnya, apalagi seorang extrovert

Ini merupakan salah satu kutipan yang digunakan oleh dekan psikologi UC, Bapak Dr. Jimmy Ellya Kurniawan, S.Psi., M.Si., Psikolog, dalam kesempatan menjadi pembicara di pelatihan kepemimpinan mahasiswa, Leadership 101 batch 3.

Menurut beliau, kegiatan pelatihan Leadership 101 ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat baik karena memperlengkapi mahasiswa-mahasiswa UC yang akan menjadi pengurus program-program yang ada di Universitas Ciputra, seperti UKM, Organisasi, selain itu juga menjadi perbekalan untuk mahasiswa agar motivasi dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada tidak salah.

Beliau juga menuturkan bahwa seorang pemimpin bukan merupakan orang yang menjabat kedudukan tertentu, tetapi yang ditekankan dalam leader adalah influence, dimana beliau mengutip dari salah seorang tokoh penulis buku kepemimpinan, John Maxwell, yaitu “All leadership is influence, nothing more, nothing less”, jadi ketika seseorang bisa memberikan influence orang tersebut sudah merupakan seorang pemimpin walaupun tidak memiliki jabatan struktural tertentu. Beliau juga menjelaskan lebih lanjut dengan menggunakan kutipan “Orang yang paling introvert sekalipun bisa memberi pengaruh ke 10.000 orang yang dia temui seumur hidupnya, apalagi seorang extrovert”, dimana melalui kutipan tersebut beliau mengatakan menurut sosiolog orang yang paling introvert bisa memberi pengaruh kepada orang disekitarnya dan orang-orang yang ia temui dalam seumur hidupnya, dimulai dari keluarganya, tetangganya, teman dari sekolah sampai kuliah, rekan kerja, kustomernya, keluarga besarnya, dimana jika di total minimal ada 10.000 orang. Apalagi orang yang extrovert mungkin dapat memberi pengaruh kepada 20.000 atau bahkan 30.000 orang yang ia temui dalam hidupnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, dalam hidup ini kita memiliki 2 pilihan yaitu menjadi pengaruh atau yang mendapat pengaruh atau  follower. Namun setiap orang itu memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, karena setiap orang memiliki potensi untuk bertemu dengan minimal 10.000 orang. Dan dalam perjalanan hidup kita ketika kita bertemu dengan 10.000 orang tersebut, pertanyaannya adalah apakah kita menjadi orang yang memberi pengaruh atau mendapat pengaruh. Jika ingin menjadi orang yang memberi pengaruh seharusnya kita mengembangkan potensi kita, dan melalui ini dapat disimpulkan bahwa setiap orang dapat menjadi Leader.

Dalam kegiatan Leadership 101 ini beliau diberikan kesempatan untuk mengangkat judul “5W+1H ”, sebagai pembuka beliau mengatakan bahwa “setiap orang mempunyai potensi untuk menjadi leader”. Pertanyaannya adalah kita menjadi leader atau follower. Namun menurut penuturan beliau, follower juga bukan merupakan suatu hal yang buruk, karena “The great leaders start off as great followers”. Tetapi apa yag membedakan follower yang baik dengan yang buruk? Follower yang baik adalah yang berani berkata salah ketika memang yang diikuti itu salah, namun perlu dicatat penyampaiannya pun harus benar dan sopan. Follower yang baik yaitu follower yang tidak takut dijauhi oleh mayoritas karena mengatakan yang benar dan menolak mengikuti yang salah hanya untuk menyenangkan hati orang-orang sekitarnya.

Beliau juga menuturkan dalam satu kelompok, hanya satu orang yang dapat menjadi pemimpin, namun menjadi pengikut pun bukan hal yang negatif seperti yang dijelaskan beliau sebelumnya. Hal ini di ilustrasikan lebih lagi oleh beliau yaitu jika ada seseorang yang menjadi pemimpin kita dan melakukan hal yang salah, maka sepatutnya kita mengutarakan yang benar dan tidak hanya mengikuti tanpa menilai baik atau buruknya suatu keputusan yang dibuat oleh pemimpinnya.