
Hidup di zaman serba canggih dan segalanya serba mudah memiliki tantangan tersendiri bagi masyarakat. Zaman yang kini digadang-gadang sebagai zamannya para millennial serta generasi Z ini dinilai memiliki penurunan apresiasi terhadap seni. Berbicara mengenai apresiasi, pada 25 Oktober lalu, salah seorang dosen Psikologi dari Universitas Ciputra Surabaya, Bapak Jony Eko Yulianto, S.Psi., M.A. yang akrab disapa Pak Jony, diundang untuk menjadi pembicara oleh stasiun radio Suara Surabaya FM. Berangkat dari isu salah seorang pencipta karya musik indie merasa sedih karyanya tidak dihargai dan mendapat banyak respon negatif dari masyarakat, Pak Jony menjadi narasumber dalam talkshow dengan tema seputar habit memberikan apresiasi. Apa sih apresiasi itu? Dan apakah budaya menjadi salah satu faktor hal ini terjadi?
Menurut Pak Jony, apresiasi dapat diesensikan sebagai mengenali kualitas seseorang ataupun mengenali potensi kualitas orang lain serta mengungkapkannya. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya apresiasi masyarakat salah satunya dalam mengapresiasi sebuah karya. Budaya memang berpengaruh, tapi tetap ada banyak faktor lain seperti penilaian subjektif individu, identitas diri, dan banyak hal lainnya.
Mungkin perihal apresiasi ini banyak dipandang sebelah mata, tapi sebenernya apresiasi memiliki manfaat yang cukup besar dalam psikis serta kegiatan manusia. Tak hanya dalam konteks berkarya, apresiasi sederhana kepada anak yang mampu membereskan tempat tidurnya sendiri dengan ucapan, “Wah kamu pintar ya hari ini sudah bisa membereskan tempat tidur sendiri”, mampu menjadi penguatan kepada anak sehingga anak sadar bahwa dirinya bisa.
Apresiasi tak melulu harus selalu melalui ucapan. Ada 5 bahasa cinta manusia, yaitu gift, act of service, word of affirmation, physical touch, dan quality time. Kita dapat memberi apresiasi terhadap seseorang berdasarkan bahasa cinta mereka. Orang yang memiliki bahasa cinta gift misalnya, senang sekali diberi barang, tak harus sesuatu yang mahal. Dengan demikian mereka akan merasa sangat dicintai dan dihargai.
Di akhir acara, Pak Jony membagikan tips membangun budaya apresiasi di masyarakat. Pertama yaitu think big, berpikirlah terbuka dan berpikirlah lebih dari apa yang kita lihat. Kedua yaitu start small, dan ketiga start now. Jangan memberi apresiasi hanya ketika ada momen.
