Pada tanggal 21 Agustus lalu, salah satu mahasiswa psikologi Universitas Ciputra angkatan 2016, Angeline Vivian membawa nama Universitas Ciputra menuju perlombaan Entrepreneurship International yang berlangsung di Makassar tepatnya di Universitas Hassanudin. Menurut penuturan Angeline Vivian atau yang lebih akrab di panggil Vivi, prestasi ini bukan merupakan hasil dari Vivi, tetapi juga karena adanya bimbingan dari salah satu dosen Psikologi Universitas Ciputra yaitu bapak Ersa Lanang Sanjaya, beliau lah yang membuka peluang ini untuk Vivi. Melalui bimbingan dan pengajaran serta saran dari dosen-dosen Universitas Ciputra, bukan hanya dari dosen Psikologi, bahkan dosen-dosen IBM (International Bussiness Management) pun turun tangan untuk mendukung Angeline Vivian dalam persiapan perlombaan AAICP.
Angeline Vivian mewakili Universitas Ciputra dengan membawa bisnisnya yaitu Man and Care, yang memiliki tagline “real man will care”, dalam presentasinya Angeline Vivian juga menjelaskan pemecahan masalah yang digunakan oleh Man and Care dalam menyelesaikan masalah yang ada. Masalah yang mereka temukan ada dua yaitu dari sisi ekonomi dimana banyaknya pengangguran dan dari sisi sosial yaitu banyaknya pria yang peduli tentang style. Penyelesaian masalah ekonomi mereka yaitu mengurangi pengangguran dengan bekerja sama dengan usaha kecil menengah dan untuk penyelesaian masalah sosial mereka menggunakan packaging yang masculine agar target pelanggan mereka yaitu pria, merasa nyaman.
AAICP (Asian Association of Indigenous and Cultural Psychology) yang di adakan di hotel four point, merupakan konferensi Psikologi yang juga mengadakan lomba entrepreneur, dimana dalam perlombaan ini mahasiswa-mahasiswa diminta untuk mempresentasikan bisnis mereka.
Sebagai penutup, Angeline Vivian membagikan kesan dan pengalaman yang ia dapatkan selama mengikuti perlombaan AAICP ini :
“Saya merasa tegang awalnya karena saya tidak pernah mengikuti perlombaan seperti ini, tapi saya sangat berterima kasih dan bersykur atas kesempatan yang prodi berikan kepada saya serta bimbingan yang diberikan bukan hanya dari prodi Psikologi tapi juga dari prodi IBM. Kesempatan ini juga memperluas peluang network saya, dimana saya dapat berkenalan dengan banyak mahasiswa internasional juga dosen-dosen internasional, yang dimana bahkan salah satu dari mereka menawarkan beasiswa di Korea. Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan bagi saya”
