Bermula dari tugas mata kuliah Medologi Penelitian Kuantitatif yang diampu oleh dosen Theda Renanita, S.Psi, M.A., penelitian 4 mahasiswa Psikologi UC berhasil lolos sebagai salah satu paper ilmiah yang berhak dipresentasikan (paper presenter) pada International Conference on Entrepreneurship 2016 yang digelar oleh Universitas Pelita Harapan Karawaci. Keempat mahasiswa tersebut adalah Betari Aisah, Tesi Saktiva, I Kadek Aditya, dan Devi Adilah Sandy (Psy 2013). Judul dari penelitian kuantitatif yang mereka bawakan adalah Difference Study Of Grit In Entrepreneurship Students Of University X Surabaya (Studi Beda Grit pada Mahasiswa Entrepreneurship Universitas X Surabaya).Pada penelitian ini dibahas mengenai perbandingan grit atau kegigihan antara mahasiswa entrepreneurship yang pemula dan yang sudah berkali-kali terlibat dalam pembentukan ventura bisnis.

“Yang menjadi sorotan dalam penelitian ini adalah peran ganda yang harus dijalani mahasiswa sebagai murid secara akademik sekaligus sebagai pelaku usaha, sehingga kegigihan merupakan salah satu karakter penting untuk bertahan menjalani peran ganda tersebut”, jelas Betari. Pada ajang konferensi internasional tersebut, Betari (Psy 2013) mewakili sebagai paper presenter.
Tidak hanya itu, salah satu penelitian kolaborasi dosen dan mahasiswa, Jony Eko Yulianto, S.Psi., M.A., dan Antonnius Kurniawan (Psy 2014) juga berhasil lolos menjadi paper ilmiah yang berhak dipresentasikan di ICONENT 2016. Penelitian yang dilakukan Bapak Jony dan Antonnius berujudul Perceived Social Support and Ressilliency Among Migrant Students in Entrepreneurship University (Perceived Social Support dan Resiliensi pada Mahasiswa Migran di Universitas Entrepreneurship). Penelitian kolaborasi ini merupakan salah satu karya yang difasilitasi oleh Psychopreneur Research Center Universitas Ciputra.
Bapak Jony Eko Yulianto, selaku person in charge Psychopreneur Research Center, berperan besar dalam mendukung mahasiswa-mahasiswa Psikologi UC untuk turut aktif dalam kegiatan penelitian dan mengikutkannya dalam berbagai event konferensi ilmiah. Menurut beliau, dengan mendukung mahasiswa mengikuti konferensi ilmiah, mereka tidak hanya akan memperoleh pengalaman akademis tetapi juga memperluas lingkaran jaringannya dengan peneliti-peneliti lain dari berbagai negara dan latar belakang.
